Kamis, 18 Oktober 2018 | 21:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Pilpres 2019

Besok, Gerindra deklarasi pasangan capres-cawapres. Ada Prabowo dan? 

Rabu, 08 Agustus 2018 - 07:04 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Prabowo Subianto dan Fadli Zon. Sumber foto: https://bit.ly/2vQIcxs
Prabowo Subianto dan Fadli Zon. Sumber foto: https://bit.ly/2vQIcxs

Elshinta.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, deklarasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung empat partai politik koalisi, yaitu Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, dan PKS, akan dilakukan pada Kamis (9/8). 

"Mudah-mudahan bisa dideklarasikan pada Kamis dan pendaftaran pasangan capres-cawapres batas akhirnya pada Jumat (10/8)," kata Fadli di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (7/8) kemarin.

Fadli mengatakan, partainya terus melakukan pembahasan untuk memastikan sosok cawapres yang akan mendampingi Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, pada Pilpres 2019. Diharapkan pada Rabu (8/8) malam nanti sudah ada keputusan.

Menurut Fadli, pihaknya sudah mengeksplorasi semua kemungkinan pasangan capres-cawapres termasuk rekomendasi ijtima ulama yang merupakan keputusan yang sangat dipegang.

"Pembicaraan-pembicaraan dengan partai sudah sangat jauh, seperti dengan Demokrat, PKS, maupun PAN. Besok malam (Rabu malam hari ini) sudah bisa kami putuskan," ujarnya.

Terkait nama Ustadz Abdul Somad (UAS) yang menjadi salah satu rekomendasi ijtima ulama, Fadli mengatakan, Prabowo sudah mendapatkan pesan bahwa yang bersangkutan tetap memilih menjadi pendakwah.

Dia mengakui nama UAS mendapatkan dorongan dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Front Pembela Islam (FPI). Menurutnya hal itu tidak masalah. Namun, UAS sudah menyampaikan sikapnya ingin tetap menjadi pendakwah.

"Sudah komunikasi, pesannya langsung ditunjukkan suara UAS kepada Prabowo," katanya, dikutip Antara

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Lingkungan | 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 21:36 WIB

Naikan branding, Pemkab Kudus optimalkan Tim Jaring Pukat

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Warga temukan ratusan peluru di tempat pembuangan sampah

Pemasaran | 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Pentingnya menggunakan email marketing bagi bisnis online

Elshinta.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, deklarasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung empat partai politik koalisi, yaitu Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, dan PKS, akan dilakukan pada Kamis (9/8). 

"Mudah-mudahan bisa dideklarasikan pada Kamis dan pendaftaran pasangan capres-cawapres batas akhirnya pada Jumat (10/8)," kata Fadli di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (7/8) kemarin.

Fadli mengatakan, partainya terus melakukan pembahasan untuk memastikan sosok cawapres yang akan mendampingi Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, pada Pilpres 2019. Diharapkan pada Rabu (8/8) malam nanti sudah ada keputusan.

Menurut Fadli, pihaknya sudah mengeksplorasi semua kemungkinan pasangan capres-cawapres termasuk rekomendasi ijtima ulama yang merupakan keputusan yang sangat dipegang.

"Pembicaraan-pembicaraan dengan partai sudah sangat jauh, seperti dengan Demokrat, PKS, maupun PAN. Besok malam (Rabu malam hari ini) sudah bisa kami putuskan," ujarnya.

Terkait nama Ustadz Abdul Somad (UAS) yang menjadi salah satu rekomendasi ijtima ulama, Fadli mengatakan, Prabowo sudah mendapatkan pesan bahwa yang bersangkutan tetap memilih menjadi pendakwah.

Dia mengakui nama UAS mendapatkan dorongan dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Front Pembela Islam (FPI). Menurutnya hal itu tidak masalah. Namun, UAS sudah menyampaikan sikapnya ingin tetap menjadi pendakwah.

"Sudah komunikasi, pesannya langsung ditunjukkan suara UAS kepada Prabowo," katanya, dikutip Antara

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:35 WIB

PKB Lumajang optimis raih 200 ribu suara

Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:25 WIB

Honorer DKI dukung Prabowo-Sandiaga

Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:25 WIB

KPU Langkat buka 277 posko layanan pemilih

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com