Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Pailit, aset Asuransi Bumi Asih Jaya disegel

Rabu, 08 Agustus 2018 - 11:55 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Istimewa. Foto: Joko Ismoyo/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Joko Ismoyo/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada Rabu (8/8) menyegel aset perusahaan Asuransi Bumi Asih Jaya yang berlokasi di Jalan Mataraman Raya, Jakarta Timur.

Reporter Elshinta, Joko Ismoyo melaporkan, penyegelan perusahaan asuransi ini menyusul telah ditetapkannya status pailit oleh pengadilan di tingkat kasasi.

Juru sita Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Ismet menyatakan, penyegelan dilakukan karena kekuatan hukum sudah tetap dan aset akan diserahkan kepada kurator untuk dinilai dan dilelang. Pengadilan Niaga Jakarta menilai kondisi perusahaan Asuransi Bumi Asih Jaya tidak dalam keadaan sehat karena nilai aset yang dimiliki lebih kecil daripada nilai kewajiban. Dari hasil penilaian pertama, aset yang dimiliki bumi asih jaya senilai Rp1,1 triliun sementara nilai kewajiban kepada nasabah senilai Rp 1,7 triliun.

Penyegelan di gedung Bumi Asih Jaya dilakukan di tiga lantai dan pintu depan. Selain dipasang stiker segel, seluruh pintu dikunci dengan rantai sehingga tidak ada orang yang diperbolehkan masuk. Penguncian itu juga untuk mencegah adanya aset yang keluar tanpa ijin.

Kasus kepailitan perusahaan Asuransi Bumi Asih Jaya menjadi perhatian karena komisaris dan direktur Bumi Asih Jaya ditahan kepolisian. Keduanya ditahan di Mapolda Metro Jaya untuk mempermudah langkah pemeriksaan dan upaya preventif agar RS dan BS tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Elshinta.com - Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada Rabu (8/8) menyegel aset perusahaan Asuransi Bumi Asih Jaya yang berlokasi di Jalan Mataraman Raya, Jakarta Timur.

Reporter Elshinta, Joko Ismoyo melaporkan, penyegelan perusahaan asuransi ini menyusul telah ditetapkannya status pailit oleh pengadilan di tingkat kasasi.

Juru sita Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Ismet menyatakan, penyegelan dilakukan karena kekuatan hukum sudah tetap dan aset akan diserahkan kepada kurator untuk dinilai dan dilelang. Pengadilan Niaga Jakarta menilai kondisi perusahaan Asuransi Bumi Asih Jaya tidak dalam keadaan sehat karena nilai aset yang dimiliki lebih kecil daripada nilai kewajiban. Dari hasil penilaian pertama, aset yang dimiliki bumi asih jaya senilai Rp1,1 triliun sementara nilai kewajiban kepada nasabah senilai Rp 1,7 triliun.

Penyegelan di gedung Bumi Asih Jaya dilakukan di tiga lantai dan pintu depan. Selain dipasang stiker segel, seluruh pintu dikunci dengan rantai sehingga tidak ada orang yang diperbolehkan masuk. Penguncian itu juga untuk mencegah adanya aset yang keluar tanpa ijin.

Kasus kepailitan perusahaan Asuransi Bumi Asih Jaya menjadi perhatian karena komisaris dan direktur Bumi Asih Jaya ditahan kepolisian. Keduanya ditahan di Mapolda Metro Jaya untuk mempermudah langkah pemeriksaan dan upaya preventif agar RS dan BS tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:28 WIB

Upah minimum provinsi naik 8,03 persen tahun 2019

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Luhut: Meikarta tak pernah keluhkan masalah izin

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com