Jumat, 19 Oktober 2018 | 19:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

KPK periksa Direktur Operasi dan SDM PT PLN Batubara

Rabu, 08 Agustus 2018 - 12:34 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa Direktur Operasi dan SDM PT PLN Batubara, Djoko Martono sebagai saksi dalam perkara suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka JBK (Johannes Budisutrisno Kotjo)," ujarnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8), seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Dody Handoko.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir, juga telah diperiksa KPK, menyangkal adanya penerimaan uang terkait perkara tersebut.

Wakil Ketua Komisi 7 DPR, Eni Maulani Saragih diduga menerima suap senilai Rp4,8 miliar dari Johannes Budisutrisno Kotjo untuk mengatur perusahaan Blackgold Natural Resources Limited masuk dalam konsorsium yang mengerjakan proyek PLTU Riau-1.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:14 WIB

Cegah ujaran kebencian, ulama se Nusantara bentuk Maulana

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:09 WIB

Kota Malang terima 4.319 berkas pelamar CPNS

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Arestasi | 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

Elshinta.com - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa Direktur Operasi dan SDM PT PLN Batubara, Djoko Martono sebagai saksi dalam perkara suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka JBK (Johannes Budisutrisno Kotjo)," ujarnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8), seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Dody Handoko.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir, juga telah diperiksa KPK, menyangkal adanya penerimaan uang terkait perkara tersebut.

Wakil Ketua Komisi 7 DPR, Eni Maulani Saragih diduga menerima suap senilai Rp4,8 miliar dari Johannes Budisutrisno Kotjo untuk mengatur perusahaan Blackgold Natural Resources Limited masuk dalam konsorsium yang mengerjakan proyek PLTU Riau-1.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com