Selasa, 11 Desember 2018 | 08:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Kesehatan

MUI: Butuh data yang jelas untuk nyatakan vaksin MR halal atau haram

Rabu, 08 Agustus 2018 - 12:51 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2OPJbq5
Sumber foto: https://bit.ly/2OPJbq5

Elshinta.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara mengenai fatwa terkait dengan Vaksin Measles Rubella (MR) yang digunakan sebagai imunisasi. Menurutnya, MUI membutuhkan data yang jelas untuk bisa menyatakan vaksin tersebut halal atau haram.

Hal tersebut dikatakan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat, dan Kosmetika (LPPOM) MUI, Dr Lukmanul Hakim, Msi kepada Elshinta, Rabu (8/8).

"Fatwa MUI ini tidak bisa secepatnya. Keputusan halal haram harus jelas. Keputusan ini harus membutuhkan informasi yang jelas, data yang jelas, terang, terbuka, baru diberi fatwa," jelasnya.

Lukmanul menjelaskan, pihaknya dengan Kemenkes baru melakukan keterbukaan dokumen sekitar dua hari yang lalu. Oleh karena itu, pihaknya membutuhkan waktu yang lebih banyak, karena informasi dan dokumen diberikan langsung oleh produsen dari India.

"Dokumen secara terbuka antara MUI dan Kemenkes dilakukan baru dua hari yg lalu. Karena informasi yang kita butuhkan langsung dari India/SII (Serum Institut of India), jika informasi telah lengkap langsung dibawa ke komisi fatwa," ujar dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 11 Desember 2018 - 08:27 WIB

Ada empat kasus terkait KTP-el yang tengah ditangani

Aktual Sepakbola | 11 Desember 2018 - 08:19 WIB

Phil Foden perpanjang kontrak sampai 2024 dengan Manchester City

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 08:08 WIB

Kartu disabilitas seharusnya tidak dipahami sebagai kartu bansos

Aktual Luar Negeri | 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Bencana Alam | 11 Desember 2018 - 07:46 WIB

Bogor cairkan Rp1,5 M untuk pemulihan pascabencana puting beliung

Arestasi | 11 Desember 2018 - 07:35 WIB

Polrestabes Medan gagalkan pengiriman empat kilogram sabu

Elshinta.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara mengenai fatwa terkait dengan Vaksin Measles Rubella (MR) yang digunakan sebagai imunisasi. Menurutnya, MUI membutuhkan data yang jelas untuk bisa menyatakan vaksin tersebut halal atau haram.

Hal tersebut dikatakan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat, dan Kosmetika (LPPOM) MUI, Dr Lukmanul Hakim, Msi kepada Elshinta, Rabu (8/8).

"Fatwa MUI ini tidak bisa secepatnya. Keputusan halal haram harus jelas. Keputusan ini harus membutuhkan informasi yang jelas, data yang jelas, terang, terbuka, baru diberi fatwa," jelasnya.

Lukmanul menjelaskan, pihaknya dengan Kemenkes baru melakukan keterbukaan dokumen sekitar dua hari yang lalu. Oleh karena itu, pihaknya membutuhkan waktu yang lebih banyak, karena informasi dan dokumen diberikan langsung oleh produsen dari India.

"Dokumen secara terbuka antara MUI dan Kemenkes dilakukan baru dua hari yg lalu. Karena informasi yang kita butuhkan langsung dari India/SII (Serum Institut of India), jika informasi telah lengkap langsung dibawa ke komisi fatwa," ujar dia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 15:28 WIB

Cegah diabetes sejak dini dengan aktivitas fisik

Minggu, 09 Desember 2018 - 12:50 WIB

Penderita diabetes rentan alami infeksi TB

Sabtu, 08 Desember 2018 - 01:19 WIB

Pentingnya rutin memantau berat badan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com