Senin, 22 Oktober 2018 | 07:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Penyerapan APBD DKI Jakarta Rp27,41 triliun

Rabu, 08 Agustus 2018 - 13:25 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sampai dengan per 31 Juli 2018 sebesar Rp27,41 triliun atau 36,51 persen dari target.

"Penyerapan ini memang belum mencapai target yang ditetapkan yaitu 40,82 atau minus 4,31 persen. Tapi kalau dibanding dengan akhir Juni, ini menunjukkan kinerja yang lebih positif, karena akhir Juni kita masih diatas angka lima persen," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/8).

Sedangkan realisasi belanja langsung sebesar Rp11,21 triliun atau 27,91 persen dibandingkan dengan target 30,43 berarti ini variansnya ada di minus 2,5 persen. Menurut Wagub Sandiaga, hal ini merupakan salah satu dampak penyerapan anggaran kegiatan pengadaan tanah yang masih terkendala disebabkan perencanaannya maupun efek jual beli tanah.

"Kabar baik juga tentang hasil dari rapat tim koordinasi percepatan pelaksanaan pengadaan strategis daerah Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2018. Saya laporkan bahwa semua dinas sekarang sudah di atas target penyerapan," kata Sandiaga, seperti dikutip Antara.

Ada delapan dinas yang yang terbesar penyerapannya yakni Dinas Kesehatan targetnya 47 persen sudah mencapai 57 persen jadi capaiannya di atas target 9,82 persen.

Dinas Pendidikan target 45,68 persen yang tercapai 46,93 persen realisasi sudah tercapai per 31 Juli 2018. Jadi diatas 1,25 persen dari target realisasinya.

Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) sudah tercapai penyerapan 29,81 persen berarti plus 0,95 persen, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman 8,25 persen, Dinas Bina Marga mencapai 10,85 persen di atas target dan Dinas Kehutanan sebesar 28,13 persen diatas target.

"Sedangkan Dinas Sumber Daya air ini masih mengalami kendala dan ada penyerapannya di level 20,25 persen yaitu di jauh dibawah target mereka yang 51,19 persen," kata Sandiaga.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 07:18 WIB

Fotografer lelang foto untuk korban gempa tsunami Palu

Event | 22 Oktober 2018 - 07:04 WIB

Indra Sjafri bangga semangat juang pemain Timnas U-19

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:55 WIB

Kunjungan delegasi IMF-WB berdampak bagi ekonomi NTT

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:43 WIB

Presiden hadiri PKN-Revolusi mental di Sulut

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:33 WIB

PKB: Parpol harus dekat dengan rakyat

Elshinta.com - Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sampai dengan per 31 Juli 2018 sebesar Rp27,41 triliun atau 36,51 persen dari target.

"Penyerapan ini memang belum mencapai target yang ditetapkan yaitu 40,82 atau minus 4,31 persen. Tapi kalau dibanding dengan akhir Juni, ini menunjukkan kinerja yang lebih positif, karena akhir Juni kita masih diatas angka lima persen," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/8).

Sedangkan realisasi belanja langsung sebesar Rp11,21 triliun atau 27,91 persen dibandingkan dengan target 30,43 berarti ini variansnya ada di minus 2,5 persen. Menurut Wagub Sandiaga, hal ini merupakan salah satu dampak penyerapan anggaran kegiatan pengadaan tanah yang masih terkendala disebabkan perencanaannya maupun efek jual beli tanah.

"Kabar baik juga tentang hasil dari rapat tim koordinasi percepatan pelaksanaan pengadaan strategis daerah Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2018. Saya laporkan bahwa semua dinas sekarang sudah di atas target penyerapan," kata Sandiaga, seperti dikutip Antara.

Ada delapan dinas yang yang terbesar penyerapannya yakni Dinas Kesehatan targetnya 47 persen sudah mencapai 57 persen jadi capaiannya di atas target 9,82 persen.

Dinas Pendidikan target 45,68 persen yang tercapai 46,93 persen realisasi sudah tercapai per 31 Juli 2018. Jadi diatas 1,25 persen dari target realisasinya.

Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) sudah tercapai penyerapan 29,81 persen berarti plus 0,95 persen, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman 8,25 persen, Dinas Bina Marga mencapai 10,85 persen di atas target dan Dinas Kehutanan sebesar 28,13 persen diatas target.

"Sedangkan Dinas Sumber Daya air ini masih mengalami kendala dan ada penyerapannya di level 20,25 persen yaitu di jauh dibawah target mereka yang 51,19 persen," kata Sandiaga.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 06:55 WIB

Kunjungan delegasi IMF-WB berdampak bagi ekonomi NTT

Senin, 22 Oktober 2018 - 06:43 WIB

Presiden hadiri PKN-Revolusi mental di Sulut

Senin, 22 Oktober 2018 - 06:33 WIB

PKB: Parpol harus dekat dengan rakyat

Senin, 22 Oktober 2018 - 06:22 WIB

Ma`ruf Amin silaturahim ke Ponpes Miftahul Huda

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com