Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:50 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Mensos: Tidak ada alasan bansos terlambat

Rabu, 08 Agustus 2018 - 15:04 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Menteri Sosial Idrus Marham. Sumber Foto: https://bit.ly/2JQHLZt
Menteri Sosial Idrus Marham. Sumber Foto: https://bit.ly/2JQHLZt

Elshinta.com - Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan tidak ingin ada alasan apapun bantuan sosial (Bansos) terlambat disalurkan kepada penerima yang berhak.

"Saya tidak ingin ada alasan apapun, kalau ada masalah harus kita selesaikan," kata Mensos pada Rapat Koordinasi Percepatan Penyaluran Bansos PKH, BPNT dan Rastra Agustus tuntas di Jakarta, Rabu (8/8).

Mensos mengatakan, dulu masih ada daerah yang menunda penyaluran Bansos karena kepentingan politik praktis seperti pemilihan kades dan lainnya. "Sekarang tidak ada lagi, jadi Agustus tuntas mestinya tidak ada lagi alasan politik praktis. Karena itu kalau masih ada alasan begini kita tidak terima," kata Mensos.

Begitu juga dengan masalah lainnya seperti infrastruktur, jaringan internet, bank dan lainnya, menurut Mensos dalam rapat koordinasi dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) sebelumnya sudah disepakati akan bekerja sama dengan TNI dan Polri, bahkan juga PT Pos untuk mengatasi kendala tersebut.

"Jadi jangan jadikan alasan teknis sebagai penghambat penyaluran Bansos," tambah dia, seperti dikutip Antara.

Lebih lanjut dia mengatakan, kunci dari tuntasnya penyaluran Bansos bukan di pemerintah pusat, tetapi tergantung pada pemda, terutama Kadis Sosial.

"Menterinya di Jakarta berapi-api bicara, tetapi kalau Kadis, Bupati, Wali Kota tidak bergerak, maka tidak ada terobosan. Tapi saya yakin saudara-saudara bergerak karena niat tadi yang sama. Mari kebersamaan ini kita pertahankan untuk menyalurkan semua bansos pada Agustus 2018. Dengan itu kita dapat menekan angka kemiskinan lebih rendah lagi," ujar Mensos.

Sebelumnya Mensos Idrus Marham menyatakan bahwa Agustus 2018 menjadi bulan tuntas penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ketiga dan beras sejahtera (Rastra) tahap ke delapan. "Kita menjadikan Agustus bulan tuntas Bansos PKH tahap ketiga dan Rastra ke delapan. Kita menargetkan pada akhir Agustus 2018 penyaluran Bansos bisa mencapai 98-99 persen," kata Mensos.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa terjadi penurunan angka kemiskinan di Indonesia sebesar 630 ribu orang menjadi 25,95 juta orang atau 9,82 persen per Maret 2018 dibandingkan per September 2017 (26,58 juta orang atau 10,12 persen).

Capaian itu menurut BPS disebabkan antara lain bantuan sosial meningkat 87,6 persen seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Beras Sejahtera (Rastra) yang ada di Kementerian Sosial.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Amerika | 18 Agustus 2018 - 19:38 WIB

PBB: Anak yang dideportasi dari Meksiko dan AS hadapi stigma

Asian Games 2018 | 18 Agustus 2018 - 19:29 WIB

Voli pantai putra terbagi delapan grup, putri empat grup

Asian Games 2018 | 18 Agustus 2018 - 19:12 WIB

Wishnutama ungkap 1,5 tahun persiapan upacara pembukaan Asian Games

Asian Games 2018 | 18 Agustus 2018 - 18:55 WIB

Panglima TNI larang drone saat VVIP hadiri pembukaan Asian Games

Asian Games 2018 | 18 Agustus 2018 - 18:25 WIB

Kapolri: Tidak ada demo selama Asian Games

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com