Minggu, 21 Oktober 2018 | 18:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kemenlu laporkan perkembangan Lombok kepada perwakilan asing

Rabu, 08 Agustus 2018 - 14:44 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Warga mengangkat sepeda motornya dari reruntuhan rumah pasca gempa di Desa Wadon, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (6/8). Sumber foto: https://bit.ly/2AOa7n6
Warga mengangkat sepeda motornya dari reruntuhan rumah pasca gempa di Desa Wadon, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (6/8). Sumber foto: https://bit.ly/2AOa7n6

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri RI melaporkan perkembangan situasi terbaru di Lombok kepada para perwakilan asing di Jakarta pascabencana gempa bumi berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) di Lombok pada 5 Agustus 2018.

Direktorat Konsuler Kementerian Luar Negeri dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (8/8), sudah menjelaskan kepada perwakilan negara asing tentang gempa bumi di Lombok, dan perkembangan terakhir, serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh wakil-wakil dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta wakil dari 30 perwakilan negara asing di Jakarta. Pihak Kemenlu RI menyampaikan kepada para perwakilan negara asing bahwa Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan evakuasi warga yang terdampak bencana.

Perwakilan negara asing yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas bencana alam yang terjadi di Lombok beberapa waktu terakhir. Selain itu, para perwakilan asing tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas penanganan bencana secara cepat tanggap.

Untuk memudahkan koordinasi dan penyampaian informasi terkait penanganan warga negara asing (WNA) yang terdampak bencana gempa bumi di Lombok, Direktorat Konsuler Kemenlu memberikan nomor hotline yang dapat dihubungi setiap saat. Selain itu, pihak Direktorat Konsuler Kemenlu membentuk grup WhatsApp beranggotakan wakil dari Kemenlu dan kementerian/lembaga terkait serta perwakilan asing di Jakarta.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 18:29 WIB

Sekitar 200 anak muda di Festival Kaum Muda

Pendidikan | 21 Oktober 2018 - 18:14 WIB

Menristekdikti: Peningkatan riset Indonesia tertinggi di dunia

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 17:52 WIB

Pertamina gelar touring bersama mahasiswa Sumut

Timnas Indonesia | 21 Oktober 2018 - 17:12 WIB

Bima Sakti Resmi Latih Timnas Indonesia

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri RI melaporkan perkembangan situasi terbaru di Lombok kepada para perwakilan asing di Jakarta pascabencana gempa bumi berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) di Lombok pada 5 Agustus 2018.

Direktorat Konsuler Kementerian Luar Negeri dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (8/8), sudah menjelaskan kepada perwakilan negara asing tentang gempa bumi di Lombok, dan perkembangan terakhir, serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh wakil-wakil dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta wakil dari 30 perwakilan negara asing di Jakarta. Pihak Kemenlu RI menyampaikan kepada para perwakilan negara asing bahwa Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan evakuasi warga yang terdampak bencana.

Perwakilan negara asing yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas bencana alam yang terjadi di Lombok beberapa waktu terakhir. Selain itu, para perwakilan asing tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas penanganan bencana secara cepat tanggap.

Untuk memudahkan koordinasi dan penyampaian informasi terkait penanganan warga negara asing (WNA) yang terdampak bencana gempa bumi di Lombok, Direktorat Konsuler Kemenlu memberikan nomor hotline yang dapat dihubungi setiap saat. Selain itu, pihak Direktorat Konsuler Kemenlu membentuk grup WhatsApp beranggotakan wakil dari Kemenlu dan kementerian/lembaga terkait serta perwakilan asing di Jakarta.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com