Kemenlu laporkan perkembangan Lombok kepada perwakilan asing
Rabu, 08 Agustus 2018 - 14:44 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Warga mengangkat sepeda motornya dari reruntuhan rumah pasca gempa di Desa Wadon, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (6/8). Sumber foto: https://bit.ly/2AOa7n6

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri RI melaporkan perkembangan situasi terbaru di Lombok kepada para perwakilan asing di Jakarta pascabencana gempa bumi berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) di Lombok pada 5 Agustus 2018.

Direktorat Konsuler Kementerian Luar Negeri dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (8/8), sudah menjelaskan kepada perwakilan negara asing tentang gempa bumi di Lombok, dan perkembangan terakhir, serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh wakil-wakil dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta wakil dari 30 perwakilan negara asing di Jakarta. Pihak Kemenlu RI menyampaikan kepada para perwakilan negara asing bahwa Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan evakuasi warga yang terdampak bencana.

Perwakilan negara asing yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas bencana alam yang terjadi di Lombok beberapa waktu terakhir. Selain itu, para perwakilan asing tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas penanganan bencana secara cepat tanggap.

Untuk memudahkan koordinasi dan penyampaian informasi terkait penanganan warga negara asing (WNA) yang terdampak bencana gempa bumi di Lombok, Direktorat Konsuler Kemenlu memberikan nomor hotline yang dapat dihubungi setiap saat. Selain itu, pihak Direktorat Konsuler Kemenlu membentuk grup WhatsApp beranggotakan wakil dari Kemenlu dan kementerian/lembaga terkait serta perwakilan asing di Jakarta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 19 April 2019 - 17:32 WIB
Elshinta.com - Umat Protestan di Kota Probolinggo Jawa Timur menggelar Jumat Agung di Gere...
Jumat, 19 April 2019 - 16:31 WIB
Elshinta.com - Seorang anggota perlindungan masyarakat (Linmas) bernama M. Solikin (46) ya...
Jumat, 19 April 2019 - 13:27 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan pembelaja...
Jumat, 19 April 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - PT Angkasa Pura I (Persero) mulai membuka pendaftaran bagi masyarakat di Pr...
Jumat, 19 April 2019 - 10:18 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Kamis, 18 April 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Komisi informasi diminta penuhi kebutuhan masyarakat terkait informasi publ...
Kamis, 18 April 2019 - 16:58 WIB
Elshinta.com - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, menegas...
Kamis, 18 April 2019 - 16:34 WIB
Elshinta.com - Presiden Jokowi membuka rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta p...
Kamis, 18 April 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Ribuan nelayan di Kabupaten Cilacap tidak melaut karena gelombang tinggi di...
Kamis, 18 April 2019 - 14:19 WIB
Elshinta.com - Pascalibur serentak dalam rangka Pemilu Serentak 2019, Kamis (18/4) hari in...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)