Sabtu, 20 Oktober 2018 | 18:52 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/ Peluang

Fesyen muslim, ceruk bisnis yang punya potensi besar

Rabu, 08 Agustus 2018 - 15:15 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2OTRelE
Sumber foto: https://bit.ly/2OTRelE

Elshinta.com - Industri fesyen memang selalu menarik untuk digeluti. Karena fesyen merupakan kebutuhan sandang yang harus dipenuhi setiap orang, membuat fesyen menjadi industri yang punya potensi besar dan tak akan pernah mati. Sementara itu, fesyen juga memiliki banyak ragamnya seperti fesyen berdasarkan umur dan kebutuhannya. 

Fesyen sendiri merupakan salah satu industri yang mengangkat citra Indonesia di mata dunia. Sementara itu, salah satu ragam bisnis fesyen yang juga menarik untuk digarap adalah fesyen untuk kelompok masyarakat yang beragama Islam. Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, busana muslim tentunya memiliki pangsa pasar yang sangat besar. 

Peluang bisnis fesyen muslim tersebut didorong oleh beberapa hal seperti pertumbuhan ekonomi dan meningkatkatnya kesadaran umat Islam terutama kalangan menengah untuk menerapkan syariat Islam. Fenomena “hijrah” di masyarakat dan selebriti merupakan beberapa contohnya. Meningkatnya kesadaran tersebut menjadi rangsangan tersendiri bagi tumbuhnya industri fesyen muslim di tanah air. 

Dari sisi persaingan, industri fesyen pada umumnya dan fesyen muslim khususnya memang sudah sangat ketat. Informasi yang diliris dari situs Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyebutkan bahwa dari 750 ribu Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia, 30 persen diantaranya adalah fesyen muslim. 

Baca jugaPeluang usaha notebook custom yang tak butuh modal besar

Persaingan tersebut membuat pelaku industri fesyen muslim berlomba-lomba meningkatkan nilai jual pada produknya. Salah satunya yang dilakukan oleh Afrakids, produsen fesyen muslim tersebut mengkhususkan diri pada produk fesyen anak-anak. Inovasi yang dilakukan beruapa desain gambar kaos atau sajadah yang mengajarkan atau mengajak anak-anak untuk menerapkan syariat Islam. 

Selain didorong oleh faktor pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kesadaran umat Islam menerapkan syariat, fesyen muslim didorong oleh semakin pesatnya dunia ecommerce  di tanah air. Khusus untuk industri fesyen, survei Nielsen Cross Platform 2017, menyebutkan pertumbuhan e-commerce fashion mencapai 35 persen per tahun.

Karena itulah, fesyen sebagai kebutuhan pokok manusia dan fesyen muslim pada khususnya selalu menarik untuk digeluti sebagai peluang bisnis. Persaingan yang besar seharusnya tidak menyurutkan Anda untuk terjun ke bisnis ini mengingat potensi pasarnya juga besar. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:49 WIB

MPR ingatkan semua pihak waspadai kecurangan pemilu

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:38 WIB

Negara di luar ASEAN sepakati penggunaan `Our Eyes`

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Warga tangkap buaya

Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:12 WIB

PPP kedepankan kampanye positif pilpres

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 17:49 WIB

Sandiaga berbagi tips bagi pengusaha kecil di Tangsel

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 17:37 WIB

Pemeriksaan kesehatan kucing di UB cetak rekor MURI

Elshinta.com - Industri fesyen memang selalu menarik untuk digeluti. Karena fesyen merupakan kebutuhan sandang yang harus dipenuhi setiap orang, membuat fesyen menjadi industri yang punya potensi besar dan tak akan pernah mati. Sementara itu, fesyen juga memiliki banyak ragamnya seperti fesyen berdasarkan umur dan kebutuhannya. 

Fesyen sendiri merupakan salah satu industri yang mengangkat citra Indonesia di mata dunia. Sementara itu, salah satu ragam bisnis fesyen yang juga menarik untuk digarap adalah fesyen untuk kelompok masyarakat yang beragama Islam. Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, busana muslim tentunya memiliki pangsa pasar yang sangat besar. 

Peluang bisnis fesyen muslim tersebut didorong oleh beberapa hal seperti pertumbuhan ekonomi dan meningkatkatnya kesadaran umat Islam terutama kalangan menengah untuk menerapkan syariat Islam. Fenomena “hijrah” di masyarakat dan selebriti merupakan beberapa contohnya. Meningkatnya kesadaran tersebut menjadi rangsangan tersendiri bagi tumbuhnya industri fesyen muslim di tanah air. 

Dari sisi persaingan, industri fesyen pada umumnya dan fesyen muslim khususnya memang sudah sangat ketat. Informasi yang diliris dari situs Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyebutkan bahwa dari 750 ribu Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia, 30 persen diantaranya adalah fesyen muslim. 

Baca jugaPeluang usaha notebook custom yang tak butuh modal besar

Persaingan tersebut membuat pelaku industri fesyen muslim berlomba-lomba meningkatkan nilai jual pada produknya. Salah satunya yang dilakukan oleh Afrakids, produsen fesyen muslim tersebut mengkhususkan diri pada produk fesyen anak-anak. Inovasi yang dilakukan beruapa desain gambar kaos atau sajadah yang mengajarkan atau mengajak anak-anak untuk menerapkan syariat Islam. 

Selain didorong oleh faktor pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kesadaran umat Islam menerapkan syariat, fesyen muslim didorong oleh semakin pesatnya dunia ecommerce  di tanah air. Khusus untuk industri fesyen, survei Nielsen Cross Platform 2017, menyebutkan pertumbuhan e-commerce fashion mencapai 35 persen per tahun.

Karena itulah, fesyen sebagai kebutuhan pokok manusia dan fesyen muslim pada khususnya selalu menarik untuk digeluti sebagai peluang bisnis. Persaingan yang besar seharusnya tidak menyurutkan Anda untuk terjun ke bisnis ini mengingat potensi pasarnya juga besar. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com