Sabtu, 20 Oktober 2018 | 06:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Koalisi Prabowo finalisasi calon wakil presiden

Rabu, 08 Agustus 2018 - 16:23 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Sumber foto: https://bit.ly/2MsIVvK
Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Sumber foto: https://bit.ly/2MsIVvK

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, partainya sedang melakukan finalisasi nama calon wakil presiden, bersama empat partai koalisi pengusung Prabowo Subianto di Pemilu 2019.

"Batas akhir pendaftaran pasangan capres-cawapres adalah 10 Agustus sehingga proses finalisasi atau pengerucutan sedang dilakukan. Kami bicara dengan pimpinan parpol koalisi dalam sehari ini secara intensif," kata Muzani, di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/8).

Dia mengatakan, pimpinan parpol koalisi dalam satu hari ini akan intensif bertemu dan materi-materi pembahasannya sudah disiapkan sehingga pada Rabu malam sudah mengerucut satu nama. Menurut dia, kalau sudah seperti itu maka tinggal diambil keputusan untuk diumumkan kepada masyarakat pada malam ini atau paling telat pada Kamis (9/8) pagi. "Diharapkan pengerucutan nama pada malam ini sudah diambil keputusan atau paling tidak Kamis pagi diumumkan pada masyarakat," ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

Namun Muzani mengatakan pertemuan intensif itu bisa dilakukan secara bersama-sama ataupun satu persatu pimpinan parpol bertemu Prabowo untuk finalisasi nama calon wakil presiden.

Menurut dia, Prabowo sudah bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Yudhoyono, pada Selasa siang (7/8), membicarakan terkait cawapres Prabowo. "Prinsipnya SBY serahkan calon wakil presiden kepada Prabowo sebagai calon presiden dan Demokrat tetap mendukung keputusan Prabowo itu," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:49 WIB

Presiden minta aparatur pemerintah turun ke lapangan

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Panglima TNI tinjau dampak likuifaksi Palu

Liga Champions | 19 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Buffon tidak ingin PSG hadapi Juve di final Liga Champions

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:12 WIB

TMMD di Malinau, TNI dan warga semenisasi jalan

Pemasaran | 19 Oktober 2018 - 20:46 WIB

Cara “mencuri” followers akun instagram kompetitor bisnis

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, partainya sedang melakukan finalisasi nama calon wakil presiden, bersama empat partai koalisi pengusung Prabowo Subianto di Pemilu 2019.

"Batas akhir pendaftaran pasangan capres-cawapres adalah 10 Agustus sehingga proses finalisasi atau pengerucutan sedang dilakukan. Kami bicara dengan pimpinan parpol koalisi dalam sehari ini secara intensif," kata Muzani, di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/8).

Dia mengatakan, pimpinan parpol koalisi dalam satu hari ini akan intensif bertemu dan materi-materi pembahasannya sudah disiapkan sehingga pada Rabu malam sudah mengerucut satu nama. Menurut dia, kalau sudah seperti itu maka tinggal diambil keputusan untuk diumumkan kepada masyarakat pada malam ini atau paling telat pada Kamis (9/8) pagi. "Diharapkan pengerucutan nama pada malam ini sudah diambil keputusan atau paling tidak Kamis pagi diumumkan pada masyarakat," ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

Namun Muzani mengatakan pertemuan intensif itu bisa dilakukan secara bersama-sama ataupun satu persatu pimpinan parpol bertemu Prabowo untuk finalisasi nama calon wakil presiden.

Menurut dia, Prabowo sudah bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Yudhoyono, pada Selasa siang (7/8), membicarakan terkait cawapres Prabowo. "Prinsipnya SBY serahkan calon wakil presiden kepada Prabowo sebagai calon presiden dan Demokrat tetap mendukung keputusan Prabowo itu," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com