Jumat, 19 Oktober 2018 | 19:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Presiden dan wakil presiden mendatang harus dukung perdamaian-persatuan Indonesia

Rabu, 08 Agustus 2018 - 16:33 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait. Sumber foto: https://bit.ly/2M8Uyem
Politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait. Sumber foto: https://bit.ly/2M8Uyem

Elshinta.com - Politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait mengatakan, siapapun yang terpilih sebagai presiden maupun wakil presiden mendatang harus merupakan sosok yang pro terhadap perdamaian dan persatuan Indonesia.

"Siapa pun yang jadi kita harapkan harus pro perdamaian dan persatuan," kata Sirait, saat menjadi pembicara dalam acara Laporan Tahunan Kemerdekaan Beragama Berkeyakinan dan Politisasi Agama 2017 yang diselenggarakan Wahid Foundation, di salah satu hotel di  Jakarta, Rabu (8/8). 

Ia menekankan atas dasar itu, maka calon presiden dan wakil presiden yang akan maju dalam Pemilu 2019 tidak boleh menggunakan hal-hal bernuansa kebencian sebagai instrumen untuk mencapai kekuasaan. 

Dia mengajak seluruh pihak menyuarakan hal ini dalam bidangnya masing-masing. "Saya rasa akan bagus sekali kalau kita doakan dan kita suarakan ini diberbagai macam posisi kita masing-masing," jelasnya, dikutip Antara. 

Ara menekankan kompetisi dan kekuasaan untuk memperjuangkan kebaikan bangsa penting diraih namun yang tidak kalah pentingnya dan tidak boleh dilupakan adalah persaudaraan sesama bangsa Indonesia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:14 WIB

Cegah ujaran kebencian, ulama se Nusantara bentuk Maulana

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:09 WIB

Kota Malang terima 4.319 berkas pelamar CPNS

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Arestasi | 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

Elshinta.com - Politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait mengatakan, siapapun yang terpilih sebagai presiden maupun wakil presiden mendatang harus merupakan sosok yang pro terhadap perdamaian dan persatuan Indonesia.

"Siapa pun yang jadi kita harapkan harus pro perdamaian dan persatuan," kata Sirait, saat menjadi pembicara dalam acara Laporan Tahunan Kemerdekaan Beragama Berkeyakinan dan Politisasi Agama 2017 yang diselenggarakan Wahid Foundation, di salah satu hotel di  Jakarta, Rabu (8/8). 

Ia menekankan atas dasar itu, maka calon presiden dan wakil presiden yang akan maju dalam Pemilu 2019 tidak boleh menggunakan hal-hal bernuansa kebencian sebagai instrumen untuk mencapai kekuasaan. 

Dia mengajak seluruh pihak menyuarakan hal ini dalam bidangnya masing-masing. "Saya rasa akan bagus sekali kalau kita doakan dan kita suarakan ini diberbagai macam posisi kita masing-masing," jelasnya, dikutip Antara. 

Ara menekankan kompetisi dan kekuasaan untuk memperjuangkan kebaikan bangsa penting diraih namun yang tidak kalah pentingnya dan tidak boleh dilupakan adalah persaudaraan sesama bangsa Indonesia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com