Minggu, 21 Oktober 2018 | 18:32 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Gempa Rabu siang di Malang dipicu subduksi Lempeng Indo-Australia

Rabu, 08 Agustus 2018 - 17:22 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Oh528O
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Oh528O

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi dengan magnitudo 5,1 yang mengguncang Kabupaten Malang pada Rabu (8/8) pukul 13.09 WIB terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam siaran pers badan, Rabu, menyebutkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik.

Berdasarkan hasil analisis, BMKG juga memutakhirkan data awal magnitudo gempa dari 5,2 menjadi 5,1. Gempa itu berpusat di koordinat 8,92 Lintang Selatan dan 112,41 Bujur Timur, di laut pada jarak 88 kilometer arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur, pada kedalaman 42 kilometer, seperti dilansir dari Antara.

Getaran gempa dilaporkan dirasakan oleh warga Malang, Karangkates dan Blitar pada skala II SIG-BMKG (III MMI); serta warga Tretes, Tulungagung, Lumajang, Yogyakarta, dan Kuta pada skala I SIG-BMKG (II MMI).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami. Selain itu, menurut pantauan BMKG, sampai pukul 13.30 WIB belum adanya aktivitas gempa bumi susulan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 18:29 WIB

Sekitar 200 anak muda di Festival Kaum Muda

Pendidikan | 21 Oktober 2018 - 18:14 WIB

Menristekdikti: Peningkatan riset Indonesia tertinggi di dunia

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 17:52 WIB

Pertamina gelar touring bersama mahasiswa Sumut

Timnas Indonesia | 21 Oktober 2018 - 17:12 WIB

Bima Sakti Resmi Latih Timnas Indonesia

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi dengan magnitudo 5,1 yang mengguncang Kabupaten Malang pada Rabu (8/8) pukul 13.09 WIB terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam siaran pers badan, Rabu, menyebutkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik.

Berdasarkan hasil analisis, BMKG juga memutakhirkan data awal magnitudo gempa dari 5,2 menjadi 5,1. Gempa itu berpusat di koordinat 8,92 Lintang Selatan dan 112,41 Bujur Timur, di laut pada jarak 88 kilometer arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur, pada kedalaman 42 kilometer, seperti dilansir dari Antara.

Getaran gempa dilaporkan dirasakan oleh warga Malang, Karangkates dan Blitar pada skala II SIG-BMKG (III MMI); serta warga Tretes, Tulungagung, Lumajang, Yogyakarta, dan Kuta pada skala I SIG-BMKG (II MMI).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami. Selain itu, menurut pantauan BMKG, sampai pukul 13.30 WIB belum adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 21 Oktober 2018 - 15:56 WIB

Polres Langkat ringkus pelaku jambret

Minggu, 21 Oktober 2018 - 15:23 WIB

Gubernur: IFRC dapat tingkatkan kesiapsiagaan bencana

Minggu, 21 Oktober 2018 - 12:14 WIB

Polisi tangkap PRT buang bayi baru dilahirkan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com