Senin, 22 Oktober 2018 | 07:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Ini kiat hadapi cuaca panas di Tanah Suci

Rabu, 08 Agustus 2018 - 18:07 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nne09e
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nne09e

Elshinta.com - Kepala Bidang Kesehatan Arab Saudi dr Melzan Dharmayuli berbagi kiat dalam menghadapi masalah akibat cuaca panas di Tanah Suci, yang biasa dialami jamaah calon haji, seperti bibir pecah-pecah, mimisan, tenggorokan kering dan batuk, kulit kering dan gatal serta kaki melepuh.

"Persoalan-persoalan kesehatan di Tanah Suci itu bisa ditangani dengan cara yang mudah dan sederhana. Guna mencegah bibir pecah-pecah jamaah agar menggunakan pelembab bibir sesering mungkin. Tidak kalah penting adalah hidrasi dari dalam dengan mengonsumsi buah dan sayur yang cukup," kata Melzan di Mekkah, Rabu (8/8).

Tidak kalah penting, kata dia, adalah banyak minum sekaligus membasahi bibir dengan air tersebut. Sementara, bila terjadi gangguan berupa mimisan, jamaah agar menggunakan masker dan sering-sering membasahinya. "Kemudian perbanyak menyemprotkan air dengan semprotan ke area wajah."

Gangguan kesehatan selanjutnya adalah tenggorokan kering dan batuk. "Apabila ingin menghindari persoalan tersebut, jemaah bisa dengan memperbanyak konsumsi air minum yang bisa membasahi tenggorokan." seperti dikutip dari Antara.

Sementara, bagi jamaah yang mengalami kulit kering dan gatal, kata dia, harus menjadi pelajaran bahwa hal itu bisa terjadi pada mereka yang tidak menggunakan pelembab dan menyemprot permukaan kulit dengan air.

Maka dari itu, Melzan mengajak jemaah untuk sesering mungkin menyemprot permukaan kulit yang terpapar panas. Tidak kalah penting adalah menggunakan pelembab kulit. Terakhir, banyak jemaah yang kakinya melepuh karena tidak menggunakan sandal saat berjalan di area terbuka di Tanah Suci. Padahal permukaan tanah di Saudi bisa sangat membahayakan jemaah di siang hari karena sangat panas dan memicu kaki melepuh jika nekat tidak menggunakan alas kaki saat menjamahnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 07:18 WIB

Fotografer lelang foto untuk korban gempa tsunami Palu

Event | 22 Oktober 2018 - 07:04 WIB

Indra Sjafri bangga semangat juang pemain Timnas U-19

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:55 WIB

Kunjungan delegasi IMF-WB berdampak bagi ekonomi NTT

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:43 WIB

Presiden hadiri PKN-Revolusi mental di Sulut

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:33 WIB

PKB: Parpol harus dekat dengan rakyat

Elshinta.com - Kepala Bidang Kesehatan Arab Saudi dr Melzan Dharmayuli berbagi kiat dalam menghadapi masalah akibat cuaca panas di Tanah Suci, yang biasa dialami jamaah calon haji, seperti bibir pecah-pecah, mimisan, tenggorokan kering dan batuk, kulit kering dan gatal serta kaki melepuh.

"Persoalan-persoalan kesehatan di Tanah Suci itu bisa ditangani dengan cara yang mudah dan sederhana. Guna mencegah bibir pecah-pecah jamaah agar menggunakan pelembab bibir sesering mungkin. Tidak kalah penting adalah hidrasi dari dalam dengan mengonsumsi buah dan sayur yang cukup," kata Melzan di Mekkah, Rabu (8/8).

Tidak kalah penting, kata dia, adalah banyak minum sekaligus membasahi bibir dengan air tersebut. Sementara, bila terjadi gangguan berupa mimisan, jamaah agar menggunakan masker dan sering-sering membasahinya. "Kemudian perbanyak menyemprotkan air dengan semprotan ke area wajah."

Gangguan kesehatan selanjutnya adalah tenggorokan kering dan batuk. "Apabila ingin menghindari persoalan tersebut, jemaah bisa dengan memperbanyak konsumsi air minum yang bisa membasahi tenggorokan." seperti dikutip dari Antara.

Sementara, bagi jamaah yang mengalami kulit kering dan gatal, kata dia, harus menjadi pelajaran bahwa hal itu bisa terjadi pada mereka yang tidak menggunakan pelembab dan menyemprot permukaan kulit dengan air.

Maka dari itu, Melzan mengajak jemaah untuk sesering mungkin menyemprot permukaan kulit yang terpapar panas. Tidak kalah penting adalah menggunakan pelembab kulit. Terakhir, banyak jemaah yang kakinya melepuh karena tidak menggunakan sandal saat berjalan di area terbuka di Tanah Suci. Padahal permukaan tanah di Saudi bisa sangat membahayakan jemaah di siang hari karena sangat panas dan memicu kaki melepuh jika nekat tidak menggunakan alas kaki saat menjamahnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 06:55 WIB

Kunjungan delegasi IMF-WB berdampak bagi ekonomi NTT

Senin, 22 Oktober 2018 - 06:43 WIB

Presiden hadiri PKN-Revolusi mental di Sulut

Senin, 22 Oktober 2018 - 06:33 WIB

PKB: Parpol harus dekat dengan rakyat

Senin, 22 Oktober 2018 - 06:22 WIB

Ma`ruf Amin silaturahim ke Ponpes Miftahul Huda

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com