Ini kiat hadapi cuaca panas di Tanah Suci
Elshinta
Rabu, 08 Agustus 2018 - 18:07 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Ini kiat hadapi cuaca panas di Tanah Suci
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nne09e

Elshinta.com - Kepala Bidang Kesehatan Arab Saudi dr Melzan Dharmayuli berbagi kiat dalam menghadapi masalah akibat cuaca panas di Tanah Suci, yang biasa dialami jamaah calon haji, seperti bibir pecah-pecah, mimisan, tenggorokan kering dan batuk, kulit kering dan gatal serta kaki melepuh.

"Persoalan-persoalan kesehatan di Tanah Suci itu bisa ditangani dengan cara yang mudah dan sederhana. Guna mencegah bibir pecah-pecah jamaah agar menggunakan pelembab bibir sesering mungkin. Tidak kalah penting adalah hidrasi dari dalam dengan mengonsumsi buah dan sayur yang cukup," kata Melzan di Mekkah, Rabu (8/8).

Tidak kalah penting, kata dia, adalah banyak minum sekaligus membasahi bibir dengan air tersebut. Sementara, bila terjadi gangguan berupa mimisan, jamaah agar menggunakan masker dan sering-sering membasahinya. "Kemudian perbanyak menyemprotkan air dengan semprotan ke area wajah."

Gangguan kesehatan selanjutnya adalah tenggorokan kering dan batuk. "Apabila ingin menghindari persoalan tersebut, jemaah bisa dengan memperbanyak konsumsi air minum yang bisa membasahi tenggorokan." seperti dikutip dari Antara.

Sementara, bagi jamaah yang mengalami kulit kering dan gatal, kata dia, harus menjadi pelajaran bahwa hal itu bisa terjadi pada mereka yang tidak menggunakan pelembab dan menyemprot permukaan kulit dengan air.

Maka dari itu, Melzan mengajak jemaah untuk sesering mungkin menyemprot permukaan kulit yang terpapar panas. Tidak kalah penting adalah menggunakan pelembab kulit. Terakhir, banyak jemaah yang kakinya melepuh karena tidak menggunakan sandal saat berjalan di area terbuka di Tanah Suci. Padahal permukaan tanah di Saudi bisa sangat membahayakan jemaah di siang hari karena sangat panas dan memicu kaki melepuh jika nekat tidak menggunakan alas kaki saat menjamahnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Panglima: Purnawirawan TNI merupakan suri tauladan dan guru bangsa
Kamis, 20 Juni 2019 - 14:58 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan para purnawirawan yang tela...
Pangdam I/BB resmikan Taman Perjuangan dan Monumen Letjen TNI Jamin Ginting
Kamis, 20 Juni 2019 - 14:38 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kodam I/BB Ke-69, Pangdam I/Buki...
SPBU `nakal` di Kabupaten Indramayu disegel Direktorat Metrologi
Kamis, 20 Juni 2019 - 13:51 WIB
Elshinta.com - Direktorat Metrologi bersama Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga ...
Hendardi: Pemeriksaan Novel Baswedan untuk pendalaman
Kamis, 20 Juni 2019 - 12:37 WIB
Elshinta.com - Hendardi, anggota tim gabungan bentukan Polri untuk kasus Novel Baswedan me...
DPRD Riau minta Pemprov serius kembangkan pariwisata
Kamis, 20 Juni 2019 - 11:52 WIB
Elshinta.com - Dinas Pariwisata Provinsi Riau diminta oleh Komisi V DPRD Riau untuk serius...
Pemkot Balikpapan operasikan bus sekolah berbayar botol plastik
Kamis, 20 Juni 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur mengoperasikan bus sekolah den...
Konsep pembangunan Kota Bogor jauhi Istana Presiden
Kamis, 20 Juni 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Pada periode kedua menjabat sebagai Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya ...
Perayaan HUT Ratu Inggris di Jakarta jadi momen perpisahan Dubes Malik
Kamis, 20 Juni 2019 - 09:48 WIB
Elshinta.com - Perayaan Ulang Tahun Ratu Inggris ke-93 Ratu Inggris Elizabeth II di Jakart...
Pemerintah pertegas posisi untuk hadapi diskriminasi sawit
Kamis, 20 Juni 2019 - 09:28 WIB
Elshinta.com - Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah sebagai tindak lanjut dari joint mis...
Papua punya banyak sesar aktif gempa bumi
Kamis, 20 Juni 2019 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Wilayah Papua mempunyai banyak sesar aktif yang dapat menyebabkan gempa bum...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
TwokWono