Sabtu, 20 Oktober 2018 | 06:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

Tak sengaja lempar korek, SMPN X Kahuripan Pajajaran ludes terbakar

Rabu, 08 Agustus 2018 - 19:08 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
SMPN X Kahuripan Pajajaran di Perum Dian Anyar Blok 4 Kelurahan Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ludes terbakar. Sumber foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta
SMPN X Kahuripan Pajajaran di Perum Dian Anyar Blok 4 Kelurahan Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ludes terbakar. Sumber foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta

Elshinta.com - SMPN X Kahuripan Pajajaran di Perum Dian Anyar Blok 4 Kelurahan Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ludes terbakar akibat lemparan korek api yang menyala mengenai atap bangunan.

Sebanyak tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran. Meskipun tidak ada korban jiwa namun lima bangunan ludes terbakar dan tidak ada barang-barang yang dapat diselamatkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, Wibisono mengungkapkan, pemadaman memang terkendala karena sekolah berbasis alam ini arealnya luas, namun untuk lokasi SMP X berada didataran tanah paling bawah sehingga menyulitkan kendaraan pemadam untuk menjangkau titik api yang membakar.

Sebanyak lima ruang kelas ludes terbakar, padahal kelima bangunan tersebut terpisah-pisah, karena angin kencang serta bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar seperti atap menggunakan sirap, lantai dan dinding menggunakan kayu, dan dalam waktu satu jam ludes terbakar, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Rabu (8/8).

Peristiwa kebakaran tersebut bermula pada saat siswa SMPN X Kahuripan Pajajaran kelas Vll dan kelas Vlll masuk siang, dengan pelajaran praktek prakarya dan salah satu bahannya menggunakan korek api. Sekitar pukul 16.00 WIB, seluruh siswa istirahat, namun satu murid laki-laki telah menyalakan korek api dengan tidak sengaja korek yang menyala tersebut di lempar ke atas. Nahas telah mengenai atap ruang kelas yang terbuat dari sirap, api membesar karena angin cukup kencang, dan mengenai aliran listrik sehingga api semakin membesar dan merambat keseluruh bangunan yang berada di bagian paling bawah.

Seluruh murid yang masih berada di sekolah pada saat itu panik dan berhamburan keluar.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:49 WIB

Presiden minta aparatur pemerintah turun ke lapangan

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Panglima TNI tinjau dampak likuifaksi Palu

Liga Champions | 19 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Buffon tidak ingin PSG hadapi Juve di final Liga Champions

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:12 WIB

TMMD di Malinau, TNI dan warga semenisasi jalan

Pemasaran | 19 Oktober 2018 - 20:46 WIB

Cara “mencuri” followers akun instagram kompetitor bisnis

Elshinta.com - SMPN X Kahuripan Pajajaran di Perum Dian Anyar Blok 4 Kelurahan Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ludes terbakar akibat lemparan korek api yang menyala mengenai atap bangunan.

Sebanyak tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran. Meskipun tidak ada korban jiwa namun lima bangunan ludes terbakar dan tidak ada barang-barang yang dapat diselamatkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, Wibisono mengungkapkan, pemadaman memang terkendala karena sekolah berbasis alam ini arealnya luas, namun untuk lokasi SMP X berada didataran tanah paling bawah sehingga menyulitkan kendaraan pemadam untuk menjangkau titik api yang membakar.

Sebanyak lima ruang kelas ludes terbakar, padahal kelima bangunan tersebut terpisah-pisah, karena angin kencang serta bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar seperti atap menggunakan sirap, lantai dan dinding menggunakan kayu, dan dalam waktu satu jam ludes terbakar, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Rabu (8/8).

Peristiwa kebakaran tersebut bermula pada saat siswa SMPN X Kahuripan Pajajaran kelas Vll dan kelas Vlll masuk siang, dengan pelajaran praktek prakarya dan salah satu bahannya menggunakan korek api. Sekitar pukul 16.00 WIB, seluruh siswa istirahat, namun satu murid laki-laki telah menyalakan korek api dengan tidak sengaja korek yang menyala tersebut di lempar ke atas. Nahas telah mengenai atap ruang kelas yang terbuat dari sirap, api membesar karena angin cukup kencang, dan mengenai aliran listrik sehingga api semakin membesar dan merambat keseluruh bangunan yang berada di bagian paling bawah.

Seluruh murid yang masih berada di sekolah pada saat itu panik dan berhamburan keluar.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 19 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Panglima TNI tinjau dampak likuifaksi Palu

Jumat, 19 Oktober 2018 - 19:35 WIB

Polisi tembak pembobol toko di Tangerang Selatan

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com