Kamis, 16 Agustus 2018 | 23:18 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Peristiwa / Arestasi

Ratusan ditangkap diduga kuat berafiliasi kelompok terorisme

Rabu, 08 Agustus 2018 - 19:58 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OoMCDp
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OoMCDp

Elshinta.com - Ratusan terduga teroris yang ditangkap Detasemen 88 Antiteror terindikasi kuat terkait dengan jaringan terorisme, kata Kepala Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto.

Namun, kata dia, Jakarta, Rabu (8/8), belum semua terduga teroris yang ditangkap ditetapkan sebagai tersangka. "Polisi sudah punya indikasi kuat, mereka terafiliasi (jaringan teroris)," ujarnya.

Pascateror bom Surabaya pada Mei lalu, setidaknya 283 orang terduga teroris telah diringkus polisi. Dari total yang ditangkap, Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Tito Karnavian, menyebut 170 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Sisa jumlah terduga teroris yang belum jadi tersangka, kata dia, masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, seperti dilansir dari Antara.

Polisi mempunyai batas waktu 14 hari pemeriksaan dengan perpanjangan 7 hari untuk menetapkan seorang terduga teroris menjadi tersangka atau tidak.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Arestasi | 16 Agustus 2018 - 21:55 WIB

Bawa sabu, Sekdin Pendidikan Bojonegoro ditangkap

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Kesehatan | 16 Agustus 2018 - 21:12 WIB

Saran ahli kesehatan untuk posisi tidur terbaik

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com