Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:02 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Wagub ingin pengelola apartemen cegah peredaran narkoba dan prostitusi

Rabu, 08 Agustus 2018 - 21:26 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2MblH0h
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2MblH0h

Elshinta.com - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno meminta pengelola apartemen untuk mendata seluruh penghuni dan penyewa. Dengan pendataan yang dilakukan, kegiatan negatif seperti peredaran narkoba dan praktik prostitusi bisa diantisipasi.
     
"Kita akan tindak tegas sesuai sanksi hukum. Warga dan pengelola harus berhati-hati menyewakan apartemen atau rusunnya," ujar Sandi, Rabu (8/8), seperti dilansir dari Beritajakarta.

Dikatakan Sandi, sebelum disewakan, pengelola dan pemilik harus memastikan calon penyewa agar tidak ada prostitusi dan narkoba di lingkungan tersebut.

Terkait hal itu, Pemprov akan menindak tegas siapa saja yang ikut terlibat dan masuk dalam sindikat peredaran narkoba baik di apartemen maupun di rumah susun.

"Kami minta warga ikut mengawasi dan pro aktif melaporkan ke aparat," tandasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Elshinta.com - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno meminta pengelola apartemen untuk mendata seluruh penghuni dan penyewa. Dengan pendataan yang dilakukan, kegiatan negatif seperti peredaran narkoba dan praktik prostitusi bisa diantisipasi.
     
"Kita akan tindak tegas sesuai sanksi hukum. Warga dan pengelola harus berhati-hati menyewakan apartemen atau rusunnya," ujar Sandi, Rabu (8/8), seperti dilansir dari Beritajakarta.

Dikatakan Sandi, sebelum disewakan, pengelola dan pemilik harus memastikan calon penyewa agar tidak ada prostitusi dan narkoba di lingkungan tersebut.

Terkait hal itu, Pemprov akan menindak tegas siapa saja yang ikut terlibat dan masuk dalam sindikat peredaran narkoba baik di apartemen maupun di rumah susun.

"Kami minta warga ikut mengawasi dan pro aktif melaporkan ke aparat," tandasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:28 WIB

Upah minimum provinsi naik 8,03 persen tahun 2019

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Luhut: Meikarta tak pernah keluhkan masalah izin

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com