Kamis, 13 Desember 2018 | 16:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Wagub ingin pengelola apartemen cegah peredaran narkoba dan prostitusi

Rabu, 08 Agustus 2018 - 21:26 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2MblH0h
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2MblH0h

Elshinta.com - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno meminta pengelola apartemen untuk mendata seluruh penghuni dan penyewa. Dengan pendataan yang dilakukan, kegiatan negatif seperti peredaran narkoba dan praktik prostitusi bisa diantisipasi.
     
"Kita akan tindak tegas sesuai sanksi hukum. Warga dan pengelola harus berhati-hati menyewakan apartemen atau rusunnya," ujar Sandi, Rabu (8/8), seperti dilansir dari Beritajakarta.

Dikatakan Sandi, sebelum disewakan, pengelola dan pemilik harus memastikan calon penyewa agar tidak ada prostitusi dan narkoba di lingkungan tersebut.

Terkait hal itu, Pemprov akan menindak tegas siapa saja yang ikut terlibat dan masuk dalam sindikat peredaran narkoba baik di apartemen maupun di rumah susun.

"Kami minta warga ikut mengawasi dan pro aktif melaporkan ke aparat," tandasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:45 WIB

Perpustakaan Nasional punya perayaan khusus untuk Hari Ibu

Musibah | 13 Desember 2018 - 16:25 WIB

6 bulan hilang, warga Kudus ditemukan tinggal kerangka

Manajemen | 13 Desember 2018 - 16:15 WIB

Jangan langgar tiga etika bisnis ini di bisnis online

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:07 WIB

Menteri PUPR: Rp15 miliar bangun jembatan roboh

Elshinta.com - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno meminta pengelola apartemen untuk mendata seluruh penghuni dan penyewa. Dengan pendataan yang dilakukan, kegiatan negatif seperti peredaran narkoba dan praktik prostitusi bisa diantisipasi.
     
"Kita akan tindak tegas sesuai sanksi hukum. Warga dan pengelola harus berhati-hati menyewakan apartemen atau rusunnya," ujar Sandi, Rabu (8/8), seperti dilansir dari Beritajakarta.

Dikatakan Sandi, sebelum disewakan, pengelola dan pemilik harus memastikan calon penyewa agar tidak ada prostitusi dan narkoba di lingkungan tersebut.

Terkait hal itu, Pemprov akan menindak tegas siapa saja yang ikut terlibat dan masuk dalam sindikat peredaran narkoba baik di apartemen maupun di rumah susun.

"Kami minta warga ikut mengawasi dan pro aktif melaporkan ke aparat," tandasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com