Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Kesehatan

Dinkes Kepri perkuat infrastruktur kesehatan di perbatasan

Rabu, 08 Agustus 2018 - 21:14 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://i.ytimg.com/vi/cup8n88lszM/hqdefault.jpg
Ilustrasi. Sumber foto: https://i.ytimg.com/vi/cup8n88lszM/hqdefault.jpg

Elshinta.com - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau memperkuat infrastruktur dan peralatan kesehatan di pulau-pulau, termasuk yang berbatasan dengan negara tetangga.

Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Rabu (8/8) mengatakan, infrastruktur rumah sakit dan puskesmas di pulau-pulau terus diperbaiki untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara merata. "Perbaikan infrastruktur dan fasilitas kesehatan mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Hingga tahun ini, pemerintah fokus memperbaiki infrastruktur dan fasilitas kesehatan," ujarnya.

Tjetjep mengemukakan kesehatan merupakan sektor yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah. Pemerintah Kepri tidak mungkin dapat membangun fasilitas kesehatan dalam waktu yang singkat lantaran keterbatasan anggaran.

Karena itu, kata dia, sinergisitas antara pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota terus ditingkatkan dalam memecahkan persoalan kesehatan di provinsi kepulauan tersebut. Selain menaruh perhatian khusus terhadap bangunan dan fasilitas kesehatan, lanjutnya, pemerintah juga mulai meningkatkan peralatan medis. Harga peralatan medis tidak murah sehingga dibeli secara bertahap dengan menganut memperhatikan kebutuhan yang diprioritaskan. "Alat-alat kesehatan itu sangat mahal karena itu secara bertahap diadakan. Peralatan yang paling dibutuhkan pasti diperjuangkan untuk disiapkan di rumah sakit atau puskesmas," katanya.

Tjetjep mengatakan kondisi rumah sakit dan puskesmas sekarang jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Rumah sakit dan puskesmas terus-menerus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Bahkan pelayanan di puskesmas sekarang jauh lebih baik dibanding dahulu. Kami sudah jarang mendengar keluhan masyarakat," ucapnya, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 15:30 WIB

Menteri KKP sebut pemicu perang masa depan adalah sumber daya alam

Pembangunan | 17 Oktober 2018 - 15:15 WIB

Presiden ingin rumah sakit Indonesia menjadi `Smart Hospital`

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 15:07 WIB

Presiden: Teknologi picu gaya hidup tidak sehat

Hukum | 17 Oktober 2018 - 14:55 WIB

Fayakhun mengaku dikenalkan keluarga Jokowi kasus Bakamla

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 14:42 WIB

Lubang di ruang anggota fraksi DPR Demokrat diketahui sejak Selasa

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 14:31 WIB

Presiden tegur manajemen sistem BPJS Kesehatan

Elshinta.com - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau memperkuat infrastruktur dan peralatan kesehatan di pulau-pulau, termasuk yang berbatasan dengan negara tetangga.

Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Rabu (8/8) mengatakan, infrastruktur rumah sakit dan puskesmas di pulau-pulau terus diperbaiki untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara merata. "Perbaikan infrastruktur dan fasilitas kesehatan mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Hingga tahun ini, pemerintah fokus memperbaiki infrastruktur dan fasilitas kesehatan," ujarnya.

Tjetjep mengemukakan kesehatan merupakan sektor yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah. Pemerintah Kepri tidak mungkin dapat membangun fasilitas kesehatan dalam waktu yang singkat lantaran keterbatasan anggaran.

Karena itu, kata dia, sinergisitas antara pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota terus ditingkatkan dalam memecahkan persoalan kesehatan di provinsi kepulauan tersebut. Selain menaruh perhatian khusus terhadap bangunan dan fasilitas kesehatan, lanjutnya, pemerintah juga mulai meningkatkan peralatan medis. Harga peralatan medis tidak murah sehingga dibeli secara bertahap dengan menganut memperhatikan kebutuhan yang diprioritaskan. "Alat-alat kesehatan itu sangat mahal karena itu secara bertahap diadakan. Peralatan yang paling dibutuhkan pasti diperjuangkan untuk disiapkan di rumah sakit atau puskesmas," katanya.

Tjetjep mengatakan kondisi rumah sakit dan puskesmas sekarang jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Rumah sakit dan puskesmas terus-menerus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Bahkan pelayanan di puskesmas sekarang jauh lebih baik dibanding dahulu. Kami sudah jarang mendengar keluhan masyarakat," ucapnya, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com