Selasa, 21 Agustus 2018 | 05:11 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Ditinggal rombongan, jemaah nonkuota telantar di Bandara Jeddah

Rabu, 08 Agustus 2018 - 20:56 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Jumailiyah dan Mariana. Sumber foto: Remond Fauzi/Radio Elshinta
Jumailiyah dan Mariana. Sumber foto: Remond Fauzi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Dua jemaah nonkuota lanjut usia terlantar di Bandara King Abdulaziz Jeddah, Rabu (8/8). Mereka mengklaim ditinggal rombongan yang berangkat ke Makkah.

“Tolong Pak… Tolong, bagaimana nasib saya ini,” kata Jumailiah (60) salah satu jemaah tersebut di Bandara Jeddah, seperti rilis yang diterima Reporter Elshinta, Remond Fauzi. 

Ia diketahui tiba dengan maskapai Saudi Arabia Airlines pada Rabu pagi. Selepas turun dari pesawat itu ia dan Mariana (78) ditemukan petugas Daker Bandara PPIH Arab Saudi tengah kebingungan dan berjalan ke sana-kemari.

Jumailiyah mengaku, mereka berangkat dalam rombongan empat orang dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (7/8) malam. Ia diantarkan keponakannya yang mendaftarkan Jumailiyah berangkat haji melalui jalur nonkuota. Dalam keterangan visa yang dibawa Jumailiyaj, mereka datang ke Tanah Suci dengan status sebagai "tamu kerajaan". Dalam visa itu juga tercantum biaya senilai 6.600 Riyal Arab Saudi atau sekitar Rp26 juta.

Jumailiyah mengklaim berasal dari Desa Robatan, Sampang, Jawa Timur.  Alamat paspornya didaftarkan di Tanjung Perak. “Saya ndak tahu bagaimana, pokoknya didaftarkan ponakan saya,” kata Jumailiyah yang mengatakan tak memiliki dana berangkat haji tersebut.

Bersama Jumailiyah, Mariana sedianya ditemani anak kandungnya. Namun, kata mereka, ketika turun dari pesawat sang anak meninggalkan mereka di Bandara Jeddah. “Terus ibunya dititipkan ke saya,” kata Jumailiyah.

Saat ditanyai, Mariana sudah agak sukar menjawab. Ia mengaku berasal dari Sukabumi, Jawa Barat dan hanya tahu bahwa ia didaftarkan anaknya berangkat haji. Dari visanya, ia didaftarkan berangkat dengan paspor keluaran kantor imigrasi di Jakarta. “Sudah saya mau pulang saja, tolong antar ke rumah saya di Pasar Kemis,” kata Mariana.

Petugas haji di Daker Bandara juga nampak kebingungan menangani dua jamaah yang telantar tersebut. Nomor penjemput yang dipegang Jumailiyah tak bisa dihubungi. 

Sepanjang gelombang kedatangan haji Indonesia ini, sudah nampak beberapa datang dengan jalur nonkuota atau yang awam disebut haji furodah tersebut. Pada awal-awal kedatangan gelombang kedua di Jeddah, belasan sudah terdeteksi datang melalui Bandara King Abdulaziz. 

Pihak PPIH Arab Saudi tak punya kewenangan menangani jamaah yang datang dengan  jalur tersebut seturut regulasi di Arab Saudi. “Kita coba hubungi pihak penjemput tapi belum berhasil,” kata salah satu petugas haji.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 23:11 WIB

Gandeng Pemkab Tegal, Kemenpora tumbuhkan minat kewirausahaan pemuda

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 21:39 WIB

Enam anggota jemaah meninggal saat wukuf

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 21:27 WIB

Pemko Medan akan sembelih 8.433 ekor hewan kurban

Megapolitan | 20 Agustus 2018 - 21:11 WIB

Transjakarta sediakan 350 bus untuk atlet

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 20:58 WIB

Presiden minta pemuda bekerja keras

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 20:46 WIB

BBKSDA Sumut translokasi orang utan ke TNGL

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:39 WIB

Enam anggota jemaah meninggal saat wukuf

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:27 WIB

Pemko Medan akan sembelih 8.433 ekor hewan kurban

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:11 WIB

Transjakarta sediakan 350 bus untuk atlet

Senin, 20 Agustus 2018 - 20:58 WIB

Presiden minta pemuda bekerja keras

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com