Presiden Jokowi tanggapi anggapan tidak pro Islam
Elshinta
Kamis, 09 Agustus 2018 - 07:08 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Presiden Jokowi tanggapi anggapan tidak pro Islam
Presiden Jokowi menyalami peserta Pendidikan Kader Ulama (PKU) XII, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/8) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/2M7X3O9

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya juga buka suara mengenai penilaian sejumlah kalangan yang menyebut dirinya tidak pro Islam. Presiden Jokowi ingin meluruskan anggapan tersebut, selain soal tudingan antek asing dan isu soal banyaknya tenaga kerja asing di Indonesia

Presiden Jokowi mengaku tidak mengerti dengan isu tersebut, mengingat dirinya muslim, tiap hari, tiap minggu, tiap bulan, dan bahkan ke mana-mana dengan Ketua MUI Pusat, KH. Ma’ruf Amin. Bahkan tiap minggu, kata Presiden, dirinya masuk ke pondok-pondok pesantren.

“Untuk apa? Saya ingin melihat secara langsung sebetulnya problem kesulitan yang kita hadapi ini apa,” ucap Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) XII, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/8). 

Menurut Presiden Jokowi, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab, pemerintah juga telah membuka 40 bank wakaf mikro di pesantren-pesantren. Masing-masing bank wakaf mikro ini juga diberi modal Rp40 miliar.

Pemerintah bertekad akan memperbanyak lagi jumlah bank wakaf mikro itu, termasuk yang berkaitan dengan kemitraan, seperti NU dengan Garuda Food menanam kacang berapa ratus hektar di Jawa Timur.

Kemitraan-kemitraan seperti ini, kata Presiden, yang akan memperbaiki perekonomian umat. Tanpa pendekatan-pendekatan ekonomi seperti itu, sambung Presiden, maka jurang (gap) antara yang kaya dan yang miskin akan semakin lebar.

“Inilah upaya-upaya yang harus kita lakukan. Jangan sampai ada suara-suara seperti Jokowi tidak pro-Islam,” ujar Presiden seraya mempertanyakan yang membuat Peraturan Presiden (Perpres) tentang Hari Santri Nasional itu siapa? “Masa sudah kayak gitu tidak pro-Islam,” tandasnya. 

Untuk itu, Presiden Jokowi mengajak masyarakat tidak terjebak pada isu-isu politik. Ia menilai, isu-isu itu sebetulnya penyebabnya urusan politik sebetulnya. Urusan pilihan bupati, urusan pilihan gubernur, pilihan wali kota, pilihan presiden.

“Ini semua dimulai dari situ. Jangan diteruskan. Setop,” pinta Presiden seraya menyebutkan, itu semua karena pintarnya orang-orang politik mempengaruhi, dan banyak yang terpengaruh. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Puluhan ribu warga Bekasi belum miliki KTP-el
Selasa, 15 Oktober 2019 - 09:19 WIB
Elshinta.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat s...
Menkominfo: 514 kabupaten/kota telah tersambung internet kecepatan tinggi 
Selasa, 15 Oktober 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara memastikan Proy...
Seorang pemuda di Bekasi tewas ditusuk pria diduga stres
Selasa, 15 Oktober 2019 - 08:29 WIB
Elshinta.com - Seorang pemuda tewas setelah ditusuk oleh seorang pria paruh baya yang diduga st...
Oknum kades ini digerebek polisi saat asik berjudi
Selasa, 15 Oktober 2019 - 08:08 WIB
Elshinta.com - Asik bermain judi bersama warga, oknum Kepala desa (kades) Tambusai berinisial M...
Besok, Menkes akan tinjau kondisi pengungsi terdampak gempa Maluku
Selasa, 15 Oktober 2019 - 07:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek dijadwalkan akan berkunjung sekaligu...
Densus 88 temukan cairan kimia di rumah terduga teroris LT
Selasa, 15 Oktober 2019 - 07:37 WIB
Elshinta.com - Tim Densus 88 Anti Teror menemukan cairan kimia serta barang bukti lainnya di ru...
Ditanya Presiden Jokowi soal amandemen UUD 1945, begini jawaban Zulkifli Hasan
Selasa, 15 Oktober 2019 - 06:55 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua MPR RI periode 2014-2019 yang jug...
Cegah pungli, Polantas kini dilengkapi dengan bodycam 
Selasa, 15 Oktober 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan memasukkan body camera atau bodycam...
Jokowi - Ma`ruf Amin dilantik, relawan gelar syukuran, parade budaya dan nobar
Senin, 14 Oktober 2019 - 22:30 WIB
Elshinta.com - Panitia syukuran Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 bakal meny...
50 anggota DPRD Langkat terpilih resmi dilantik
Senin, 14 Oktober 2019 - 20:09 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 50 orang anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara hari ini dilantik. P...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)