Selasa, 11 Desember 2018 | 08:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Aktual Luar Negeri

Dolar melemah di tengah konflik perdagangan AS-Tiongkok

Kamis, 09 Agustus 2018 - 07:36 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2vQQHIC
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2vQQHIC

Elshinta.com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor terus memantau perkembangan terakhir konflik perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok.

Kementerian Perdagangan Tiongkok, seperti dikutip Antara dari Xinhua, mengumumkan pada Rabu (8/8) pengenaan tarif 25 persen terhadap 16 miliar dolar AS barang-barang Amerika Serikat, termasuk mobil dan minyak mentah.

Pengumuman itu muncul setelah pemerintah Amerika Serikat merilis daftar final barang-barang Tiongkok senilai 16 miliar dolar AS yang akan dikenakan tarif lebih tinggi.

Sementara itu, pound Inggris berada dalam fokus karena jatuh ke level terlemahnya terhadap dolar AS dalam sekitar satu tahun, di tengah kekhawatiran atas keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,13 persen menjadi 95,061 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1618 dolar AS dari 1,1594 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2892 dolar AS dari 1,2935 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7438 dolar AS dari 0,7423 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,97 yen Jepang, lebih rendah dari 111,42 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9929 franc Swiss dari 0,9956 franc Swiss, dan merosot menjadi 1,3010 dolar Kanada dari 1,3066 dolar Kanada.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 11 Desember 2018 - 08:27 WIB

Ada empat kasus terkait KTP-el yang tengah ditangani

Aktual Sepakbola | 11 Desember 2018 - 08:19 WIB

Phil Foden perpanjang kontrak sampai 2024 dengan Manchester City

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 08:08 WIB

Kartu disabilitas seharusnya tidak dipahami sebagai kartu bansos

Aktual Luar Negeri | 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Bencana Alam | 11 Desember 2018 - 07:46 WIB

Bogor cairkan Rp1,5 M untuk pemulihan pascabencana puting beliung

Arestasi | 11 Desember 2018 - 07:35 WIB

Polrestabes Medan gagalkan pengiriman empat kilogram sabu

Elshinta.com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor terus memantau perkembangan terakhir konflik perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok.

Kementerian Perdagangan Tiongkok, seperti dikutip Antara dari Xinhua, mengumumkan pada Rabu (8/8) pengenaan tarif 25 persen terhadap 16 miliar dolar AS barang-barang Amerika Serikat, termasuk mobil dan minyak mentah.

Pengumuman itu muncul setelah pemerintah Amerika Serikat merilis daftar final barang-barang Tiongkok senilai 16 miliar dolar AS yang akan dikenakan tarif lebih tinggi.

Sementara itu, pound Inggris berada dalam fokus karena jatuh ke level terlemahnya terhadap dolar AS dalam sekitar satu tahun, di tengah kekhawatiran atas keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,13 persen menjadi 95,061 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1618 dolar AS dari 1,1594 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2892 dolar AS dari 1,2935 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7438 dolar AS dari 0,7423 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,97 yen Jepang, lebih rendah dari 111,42 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9929 franc Swiss dari 0,9956 franc Swiss, dan merosot menjadi 1,3010 dolar Kanada dari 1,3066 dolar Kanada.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:17 WIB

Dolar AS menguat di tengah ketidakpastian Brexit

Senin, 10 Desember 2018 - 16:55 WIB

Pemerintah siapkan strategi baru bela Siti Aisyah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com