Jumat, 19 Oktober 2018 | 19:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

BMKG catat 344 gempa di Lombok

Kamis, 09 Agustus 2018 - 07:44 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Oh528O
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Oh528O

Elshinta.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mencatat telah terjadi sebanyak 344 kali gempa di Lombok sampai Kamis (9/8) pagi.

"Telah terjadi 344 kali gempa, 17 kali diantaranya bisa dirasakan manusia," kata Dwikorita di Mataram, Lombok, seperti dikutip Antara.

Ia menjelaskan gempa yang dapat dirasakan manusia jika memiliki kekuatan 3.0 SR ke atas. Sedangkan di bawah besaran tersebut hanya bisa dirasakan oleh alat sensor dan beberapa hewan.

Ia mengatakan gempa susulan yang terjadi di Lombok kekuatannya semakin melemah dan tidak berdampak yang merusak. Ia menginformasikan kepada seluruh masyarakat Lombok diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing. "Warga sudah boleh jika ingin kembali ke rumah, keadaan sudah berangsur aman," kata Dwikoritas di Mataram, Lombok, Kamis dini hari.

Kepala BMKG menjelaskan bahwa titik puncak getaran gempa dan potensi tsunami sudah terlewati. Sehingga yang muncul hanya getaran gempa susulan yang semakin mengecil.

Sensor-sensor pendeteksi gempa sudah menunjukkan angka yang wajar untuk patahana yang berada di laut Flores. Gempa susulan menurutnya akan sering terjadi namun tidak memberikan dampak yang merusak.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:14 WIB

Cegah ujaran kebencian, ulama se Nusantara bentuk Maulana

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:09 WIB

Kota Malang terima 4.319 berkas pelamar CPNS

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Arestasi | 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

Elshinta.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mencatat telah terjadi sebanyak 344 kali gempa di Lombok sampai Kamis (9/8) pagi.

"Telah terjadi 344 kali gempa, 17 kali diantaranya bisa dirasakan manusia," kata Dwikorita di Mataram, Lombok, seperti dikutip Antara.

Ia menjelaskan gempa yang dapat dirasakan manusia jika memiliki kekuatan 3.0 SR ke atas. Sedangkan di bawah besaran tersebut hanya bisa dirasakan oleh alat sensor dan beberapa hewan.

Ia mengatakan gempa susulan yang terjadi di Lombok kekuatannya semakin melemah dan tidak berdampak yang merusak. Ia menginformasikan kepada seluruh masyarakat Lombok diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing. "Warga sudah boleh jika ingin kembali ke rumah, keadaan sudah berangsur aman," kata Dwikoritas di Mataram, Lombok, Kamis dini hari.

Kepala BMKG menjelaskan bahwa titik puncak getaran gempa dan potensi tsunami sudah terlewati. Sehingga yang muncul hanya getaran gempa susulan yang semakin mengecil.

Sensor-sensor pendeteksi gempa sudah menunjukkan angka yang wajar untuk patahana yang berada di laut Flores. Gempa susulan menurutnya akan sering terjadi namun tidak memberikan dampak yang merusak.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com