Rabu, 17 Oktober 2018 | 06:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

KH Mustofa Bisri ingatkan PBNU tak bicara politik praktis di Kantor NU

Kamis, 09 Agustus 2018 - 09:02 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
KH Mustofa Bisri. Foto: Redaksi/Elshinta.
KH Mustofa Bisri. Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin Rembang, KH. Mustofa Bisri mengimbau agar pengurus dan pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) agar bersikap hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan apalagi terkait politik praktis.

"Para pengurus/pemimpin NU yang harus bersikap hati-hati dalam menyampaikan pernyataan-pernyataan; terutama bila berkaitan dengan politik praktis," tulis Gus Mus dalam akun Twitternya @gusmusgusmu Kamis (9/8).

Bahkan, dengan tegas kiai yang akrab disapa Gus Mus itu mengingatkan agar tidak bicara politik praktis di kantor PBNU.

"Dan sebaiknya tak usah bicara politik praktis di kantor NU. Bukan tempatnya," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:48 WIB

NTB ingin percepat pencairan bantuan korban gempa

Elshinta.com - Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin Rembang, KH. Mustofa Bisri mengimbau agar pengurus dan pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) agar bersikap hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan apalagi terkait politik praktis.

"Para pengurus/pemimpin NU yang harus bersikap hati-hati dalam menyampaikan pernyataan-pernyataan; terutama bila berkaitan dengan politik praktis," tulis Gus Mus dalam akun Twitternya @gusmusgusmu Kamis (9/8).

Bahkan, dengan tegas kiai yang akrab disapa Gus Mus itu mengingatkan agar tidak bicara politik praktis di kantor PBNU.

"Dan sebaiknya tak usah bicara politik praktis di kantor NU. Bukan tempatnya," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:28 WIB

Upah minimum provinsi naik 8,03 persen tahun 2019

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Luhut: Meikarta tak pernah keluhkan masalah izin

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:52 WIB

Gadis obesitas asal Lamongan dirujuk RS Soegiri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com