Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Bantuan logistik masih belum capai perbukitan di Lombok Barat

Kamis, 09 Agustus 2018 - 11:56 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Warga korban gempa di Dusun Batu Bolong, Desa Batu Layar Barat, Lombok Barat, NTB, berada di pengungsian. Sumber foto: Riman Wahyudi/Radio Elshinta
Warga korban gempa di Dusun Batu Bolong, Desa Batu Layar Barat, Lombok Barat, NTB, berada di pengungsian. Sumber foto: Riman Wahyudi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pascagempa berkekuatan M 7 mengguncang Lombok, cukup banyak wilayah yang hingga kini masih minim bantuan. Salah satunya adalah daerah Dusun Batu Bolong dan Desa Gelangsar, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Reporter Elshinta, Riman Wahyudi melaporkan, Kamis (9/8) siang, beberapa wilayah tersebut berada di perbukitan sehingga tidak terlihat dari pantauan mata memandang. Di lokasi masih minim bantuan logistik dikarenakan lokasi yang sulit terlihat dan juga akses yang cukup sulit ke lokasi. 

Terlihat di lokasi, sebanyak 131 kepala keluarga atau ratusan warga terus bertahan dengan tenda kebutuhan pokok lainnya yang hanya terbatas. 

Masyarakat berharap bantuan logistik cepat mereka dapatkan, terutama bahan sembako, selimut dan tenda.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Elshinta.com - Pascagempa berkekuatan M 7 mengguncang Lombok, cukup banyak wilayah yang hingga kini masih minim bantuan. Salah satunya adalah daerah Dusun Batu Bolong dan Desa Gelangsar, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Reporter Elshinta, Riman Wahyudi melaporkan, Kamis (9/8) siang, beberapa wilayah tersebut berada di perbukitan sehingga tidak terlihat dari pantauan mata memandang. Di lokasi masih minim bantuan logistik dikarenakan lokasi yang sulit terlihat dan juga akses yang cukup sulit ke lokasi. 

Terlihat di lokasi, sebanyak 131 kepala keluarga atau ratusan warga terus bertahan dengan tenda kebutuhan pokok lainnya yang hanya terbatas. 

Masyarakat berharap bantuan logistik cepat mereka dapatkan, terutama bahan sembako, selimut dan tenda.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com