Selasa, 11 Desember 2018 | 08:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Kesehatan

Tanda Anda kebanyakan konsumsi garam

Kamis, 09 Agustus 2018 - 12:04 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2M81klz
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2M81klz

Elshinta.com - Garam tidak hanya menjaga ketahanan makanan tetapi juga menambah rasa, dan inilah yang menjelaskan mengapa banyak orang mengonsumsi garam lebih banyak dari yang seharusnya. 

Para ahli kesehatan sudah mengingatkan bahwa konsumsi garam berlebihan berhubungan dengan munculnya sejumlah masalah kesehatan, salah satunya tekanan darah tinggi. 

Hanya saja, terkadang kita lupa menakar konsumsi garam harian sehingga berisiko kelebihan asupan garam. Sebenarnya ada sejumlah tanda dari tubuh yang bisa memberitahu kita kalau asupan garam dalam tubuh sudah berlebihan. 

Berikut empat tandanya seperti dilansir Antara dari Medical News Today: 

  • Makanan terasa hambar

Kebiasaan mungkin berpengaruh pada kesukaan kita pada makanan yang lebih asin. Gazzaniga Moloo, juru bicara American Dietetic Association mengatakan orang seringkali menaburkan sedikit garam pada sayuran atau makanan lainnya agar rasanya lebih enak, sekaligus bisa membantu menetralisir kepahitan alami makanan.

Karena terbiasa pada makanan yang mengandung garam tinggi, maka saat mencicipi makanan dengan kandungan garam yang normal akan terasa hambar. 

  • Merasa kembung

Pernah merasa seperti tiba-tiba berat badan naik? Konsumsi lebih banyak natrium dari biasanya dapat memberi kita kesan seperti itu karena terjadi retensi cairan di jaringan tubuh. "Garam seperti magnet yang menarik air, sehingga menahan cairan. Efek retensi ini bisa menyebabkan kembung, mata atau jari menjadi bengkak. Tanda-tanda ini lebih mungkin terjadi pada mereka yang sudah lanjut usia," kata ahli diet Bonnie Taub-Dix, yang juga pendiri Better Than Dieting. 

"Saya mengenal seseorang yang, ketika dia menikmati semangkuk sup, harus mulai melepas cincinnya karena jika tidak, dia tidak akan bisa melepaskannya nanti," imbuh Taub-Dix.

  • Sakit kepala tapi tak tahu penyebabnya

Jika Anda mengalami sakit kepala tanpa tahu penyebab atau pemicunya, cobalah amati jika kondisi ini terjadi setelah mengonsumsi makanan dengan kandungan garam yang relatif tinggi. "Terlalu banyak garam dapat menyebabkan pembuluh darah di otak mengembang, yang dapat menyebabkan sakit kepala yang menyakitkan," jelas Mandy Enright, ahli gizi dan pelatih kebugaran di New Jersey.

  • Sering buang air kecil

"Kencing malam hari adalah masalah nyata bagi banyak orang, terutama saat mereka semakin tua," kata Dr Matsuo Tomohiro dari Universitas Nagasaki di Jepang.

Dalam studi 2017, Tomohiro menemukan bahwa terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menyebabkan buang air kecil yang berlebihan. Untuk orang dewasa yang lebih tua khususnya, kelebihan garam dapat menyebabkan tidur terganggu, kelelahan. 

Dalam sebuah studi diketahui, mengurangi asupan garam hingga 25 persen, bisa menurunkan frekuensi ke toilet di tengah malam.  "Modifikasi diet sederhana dapat secara signifikan meningkatkan kualitas hidup bagi banyak orang," kata Tomohiro.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 11 Desember 2018 - 08:27 WIB

Ada empat kasus terkait KTP-el yang tengah ditangani

Aktual Sepakbola | 11 Desember 2018 - 08:19 WIB

Phil Foden perpanjang kontrak sampai 2024 dengan Manchester City

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 08:08 WIB

Kartu disabilitas seharusnya tidak dipahami sebagai kartu bansos

Aktual Luar Negeri | 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Bencana Alam | 11 Desember 2018 - 07:46 WIB

Bogor cairkan Rp1,5 M untuk pemulihan pascabencana puting beliung

Arestasi | 11 Desember 2018 - 07:35 WIB

Polrestabes Medan gagalkan pengiriman empat kilogram sabu

Elshinta.com - Garam tidak hanya menjaga ketahanan makanan tetapi juga menambah rasa, dan inilah yang menjelaskan mengapa banyak orang mengonsumsi garam lebih banyak dari yang seharusnya. 

Para ahli kesehatan sudah mengingatkan bahwa konsumsi garam berlebihan berhubungan dengan munculnya sejumlah masalah kesehatan, salah satunya tekanan darah tinggi. 

Hanya saja, terkadang kita lupa menakar konsumsi garam harian sehingga berisiko kelebihan asupan garam. Sebenarnya ada sejumlah tanda dari tubuh yang bisa memberitahu kita kalau asupan garam dalam tubuh sudah berlebihan. 

Berikut empat tandanya seperti dilansir Antara dari Medical News Today: 

  • Makanan terasa hambar

Kebiasaan mungkin berpengaruh pada kesukaan kita pada makanan yang lebih asin. Gazzaniga Moloo, juru bicara American Dietetic Association mengatakan orang seringkali menaburkan sedikit garam pada sayuran atau makanan lainnya agar rasanya lebih enak, sekaligus bisa membantu menetralisir kepahitan alami makanan.

Karena terbiasa pada makanan yang mengandung garam tinggi, maka saat mencicipi makanan dengan kandungan garam yang normal akan terasa hambar. 

  • Merasa kembung

Pernah merasa seperti tiba-tiba berat badan naik? Konsumsi lebih banyak natrium dari biasanya dapat memberi kita kesan seperti itu karena terjadi retensi cairan di jaringan tubuh. "Garam seperti magnet yang menarik air, sehingga menahan cairan. Efek retensi ini bisa menyebabkan kembung, mata atau jari menjadi bengkak. Tanda-tanda ini lebih mungkin terjadi pada mereka yang sudah lanjut usia," kata ahli diet Bonnie Taub-Dix, yang juga pendiri Better Than Dieting. 

"Saya mengenal seseorang yang, ketika dia menikmati semangkuk sup, harus mulai melepas cincinnya karena jika tidak, dia tidak akan bisa melepaskannya nanti," imbuh Taub-Dix.

  • Sakit kepala tapi tak tahu penyebabnya

Jika Anda mengalami sakit kepala tanpa tahu penyebab atau pemicunya, cobalah amati jika kondisi ini terjadi setelah mengonsumsi makanan dengan kandungan garam yang relatif tinggi. "Terlalu banyak garam dapat menyebabkan pembuluh darah di otak mengembang, yang dapat menyebabkan sakit kepala yang menyakitkan," jelas Mandy Enright, ahli gizi dan pelatih kebugaran di New Jersey.

  • Sering buang air kecil

"Kencing malam hari adalah masalah nyata bagi banyak orang, terutama saat mereka semakin tua," kata Dr Matsuo Tomohiro dari Universitas Nagasaki di Jepang.

Dalam studi 2017, Tomohiro menemukan bahwa terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menyebabkan buang air kecil yang berlebihan. Untuk orang dewasa yang lebih tua khususnya, kelebihan garam dapat menyebabkan tidur terganggu, kelelahan. 

Dalam sebuah studi diketahui, mengurangi asupan garam hingga 25 persen, bisa menurunkan frekuensi ke toilet di tengah malam.  "Modifikasi diet sederhana dapat secara signifikan meningkatkan kualitas hidup bagi banyak orang," kata Tomohiro.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 15:28 WIB

Cegah diabetes sejak dini dengan aktivitas fisik

Minggu, 09 Desember 2018 - 12:50 WIB

Penderita diabetes rentan alami infeksi TB

Sabtu, 08 Desember 2018 - 01:19 WIB

Pentingnya rutin memantau berat badan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com