Kamis, 16 Agustus 2018 | 23:21 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Hukum

KPK periksa Dirut PT Pembangkit Jawa Bali terkait suap PLTU Riau-1

Kamis, 09 Agustus 2018 - 10:25 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa Direktur Utama PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), Iwan Agung Firstantara, sebagai saksi terkait dugaan suap proyek PLTU Riau-1

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka JBK (Johannes B Kotjo)," ungkap Febri di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/8).

Reporter elshinta.com, Dody Handoko melaporkan, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih dan Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited. Eni diduga menerima suap total Rp4,5 miliar dari Johannes. 

Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir juga terseret dalam kasus ini. Dia berstatus saksi dan telah diperiksa. KPK telah menggeledah rumah dan kantor Sofyan serta menyita ponselnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Arestasi | 16 Agustus 2018 - 21:55 WIB

Bawa sabu, Sekdin Pendidikan Bojonegoro ditangkap

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Kesehatan | 16 Agustus 2018 - 21:12 WIB

Saran ahli kesehatan untuk posisi tidur terbaik

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:06 WIB

Warga kibarkan bendera raksasa di Sukoharjo

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com