Sabtu, 18 Agustus 2018 | 03:38 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Dalam Negeri / Politik

Intelektual NU dukung Mahfud MD jadi cawapres Jokowi

Kamis, 09 Agustus 2018 - 12:25 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Intlektual NU, Zuhairi Misrawi. Foto: https://bit.ly/2Opg0JI/Elshinta.
Intlektual NU, Zuhairi Misrawi. Foto: https://bit.ly/2Opg0JI/Elshinta.

Elshinta.com - Intelektual Nahdlatul Ulama (NU), Mahfud Zuhairi menyatakan keyakinannya jika Mafud MD adalah kader NU. Bahkan, Zuhairi berani bersaksi. 
 
"Saya bersaksi Pak Mahfud MD itu kader NU, menjadi penasehat ISNU dan pernah menjadi penasehat GP Ansor. Warga NU akan mendukung Pak Mahfud," kata intelektual muda NU Zuhairi Misrawi melalui akun Twitternya @Zuhairimisrawi.

Menurutnya, Mahfud MD ternyata pernah menjadi penasihat GP Ansor dan ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama).

Zuhairi menegaskan, para elite PBNU harus menyadari bahwa NU bukan PKB, dan NU lebih besar daripada PKB.
 
"Menurut saya, PBNU harus membuka ruang seluas-luasnya kepada kader dan warga NU untuk berbakti pada NKRI. Ini sesuai dengan politik kemaslahatan yang dirumuskan NU," cuit Zuhairi.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 22:14 WIB

1.202 warga binaan Rutan Depok dapat remisi

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 21:57 WIB

Kado HUT Kemerdekaan RI, 24 napi Lapas Lowokwaru hirup udara bebas

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 21:47 WIB

200 napi Bojonegoro dapat remisi di HUT RI ke-73

Event | 17 Agustus 2018 - 21:21 WIB

Indonesia taklukkan Laos 3-0

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 21:17 WIB

HUT RI ke-73, Indonesia belum merdeka dari narkoba

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 20:53 WIB

Usai jadi inspektur upacara, Wali Kota Medan pesan hargai jasa pahlawan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com