Partai Gerindra katakan Prabowo-SBY sepakat lanjutkan koalisi
Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:55 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Dokumentasi Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, berjabat tangan dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Yudhoyono. Sumber foto: https://bit.ly/2vT7bjD

Elshinta.com - Pertemuan antara Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (9/8), menghasilkan beberapa kesepakatan.

Menurut Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, satu kesepakatan itu melanjutkan koalisi di Pemilu Presiden 2019. "Keduanya sepakat melanjutkan komunikasi ini lebih intens karena waktu pendaftaran pasangan capres-cawapres semakin dekat," kata Muzani, di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta.

Dia mengakui dalam pertemuan kedua pimpinan partai politik yang sama-sama masuk Akademi Militer pada 1969 itu membahas calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo untuk Pemilu 2019 dan segera dimatangkan.

Menurut dia, komunikasi yang intens itu akan menghasilkan satu nama dan akan diumumkan pada Kamis ini untuk dideklarasikan. "Mereka akan mengintensifkan itu dan hasil intensitas komunikasi itu nanti akan mengerucut kepada satu nama," ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, dalam pertemuan itu dibicarakan semua nama-nama yang memungkinkan bisa mendampingi Prabowo, keduanya saling menerima pandangan masing-masing pihak dengan suasana persahabatan yang akrab.

Muzani mengatakan pertemuan itu digunakan Prabowo untuk membicarakan tentang kelanjutan koalisi antara Demokrat dan Gerindra dalam hal pengusungan calon presiden Prabowo Subianto dan wakilnya. "Prabowo juga banyak mendiskusikan bagaimana power sharing yang akan dilakukan pada saatnya nanti ketika rakyat memberikan kepercayaan kepada beliau sebagai Presiden Indonesia," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 11:23 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman mengatakan, KPU akan me...
Jumat, 18 Januari 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Debat pertama calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019 dinil...
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:09 WIB
Elshinta.com - Sejumlah kaum muda mengaku jengah dengan panasnya perdebatan soal pilihan p...
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:00 WIB
Elshinta.com - Pengamat politik dari UIN Jakarta, Adi Prayitno, menilai secara umum debat ...
Jumat, 18 Januari 2019 - 08:42 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Hasto Krist...
Jumat, 18 Januari 2019 - 08:33 WIB
Elshinta.com - Kubu pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merasa mendapatka...
Jumat, 18 Januari 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com -Wakil Presiden Jusuf Kalla menyarankan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk t...
Jumat, 18 Januari 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Capres nomor urut 01, Joko Widodo menyinggung soal hoaks penganiayaan Ratna...
Jumat, 18 Januari 2019 - 06:55 WIB
Elshinta.com -Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku sempat tegang dalam debat ...
Jumat, 18 Januari 2019 - 06:23 WIB
Elshinta.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memaparkan visi dan misinya d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)