Kamis, 13 Desember 2018 | 16:57 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

BNPB terus optimalkan pembagian logistik korban gempa Lombok

Kamis, 09 Agustus 2018 - 14:24 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Kepala BNPB Willem Rampangilei. Sumber foto: https://bit.ly/2KEWiXO
Kepala BNPB Willem Rampangilei. Sumber foto: https://bit.ly/2KEWiXO

Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei mengakui bahwa logsitik belum sepenuhnya terdistribusi merata kepada korban bencana Lombok karena terbatasnya sumber daya yang tersedia di daerah.

"Iya memang belum 100%. Kami juga sudah mendapatkan laporan itu, namun kami terus berusaha untuk menggeser kebutuhan logistik tersebut," ujarnya ketika diwawancara oleh Elshinta, Kamis (9/8) siang.

Willem Rampangilei menjelaskan, tantangan yang dihadapi adalah jumlah pengungsi yang terlalu banyak dan tidak terlokalisir ke tempat-tempat tertentu, jadi artinya pengungsi itu berpencar kemana-mana.

"Salah satu tantangannya ya itu. Namun demikian, kami telah mengerahkan seluruh camat. Jadi konsep distribusi logistik setiap camat dan kepala desa datang ke gudang logistik untuk disalurkan kepada masyarakat korban gempa Lombok," jelasnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:56 WIB

Peduli kesehatan, Pertamina bersama PKPU gelar bakti sosial

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:45 WIB

Perpustakaan Nasional punya perayaan khusus untuk Hari Ibu

Musibah | 13 Desember 2018 - 16:25 WIB

6 bulan hilang, warga Kudus ditemukan tinggal kerangka

Manajemen | 13 Desember 2018 - 16:15 WIB

Jangan langgar tiga etika bisnis ini di bisnis online

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:07 WIB

Menteri PUPR: Rp15 miliar bangun jembatan roboh

Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei mengakui bahwa logsitik belum sepenuhnya terdistribusi merata kepada korban bencana Lombok karena terbatasnya sumber daya yang tersedia di daerah.

"Iya memang belum 100%. Kami juga sudah mendapatkan laporan itu, namun kami terus berusaha untuk menggeser kebutuhan logistik tersebut," ujarnya ketika diwawancara oleh Elshinta, Kamis (9/8) siang.

Willem Rampangilei menjelaskan, tantangan yang dihadapi adalah jumlah pengungsi yang terlalu banyak dan tidak terlokalisir ke tempat-tempat tertentu, jadi artinya pengungsi itu berpencar kemana-mana.

"Salah satu tantangannya ya itu. Namun demikian, kami telah mengerahkan seluruh camat. Jadi konsep distribusi logistik setiap camat dan kepala desa datang ke gudang logistik untuk disalurkan kepada masyarakat korban gempa Lombok," jelasnya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com