Kamis, 18 Oktober 2018 | 21:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kemhukham ajak masyarakat daftarkan kekayaan intelektual

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:09 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Seminar Pencegahan Kekayaan Intelektual di wilayah Kalimantan Selatan. Sumber foto: Syahri Ruslan/Radio Elshinta
Seminar Pencegahan Kekayaan Intelektual di wilayah Kalimantan Selatan. Sumber foto: Syahri Ruslan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan menyelenggarakan kegiatan Seminar Pencegahan Kekayaan Intelektual di wilayah Kalimantan Selatan, di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (9/8). 

Peserta kegiatan berjumlah 60 orang yang terdiri dari aparatur pemerintah, aparat penegak hukum, pengadilan, kejaksaan, perguruan tinggi, dan instansi terkait lainnya
 
Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Ferdinand Siagian dalam sambutannya mengatakan, kegiatan seminar ini merupakan program dari Kementerian Hukum dan HAM RI yang merupakan tusi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Diketahui bahwa di Provinsi Kalimantan Selatan banyak inovasi, kreasi, ciptaan, temuan yang masih belum terdaftar, pada kesempatan ini pihaknya mengimbau produsen, mari daftarkan kekayaan intelektual untuk mendapatkan perlindungan hukum. Meskipun tidak ada regulasi yang mewajibkan pendaftaran tersebut, percayalah itu akan menguntungkan bagi mereka.

Melalui kegiatan seminar ini diharapkan dapat menjadi sarana diskusi para peserta, dan narasumber sebagai upaya untuk memotivasi pendaftaran kekayaan intelektual. Bagi produsen yang ingin mendapatkan informasi terkait proses dan tata cara dipersilahkan datang ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan.
 
Dari pantauan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan, narasumber kegiatan seminar ini adalah Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Riswandi, Dosen Fakultas Hukum ULM, Tavinayati, dan Kepolisian Daerah Banjarmasin, Kompol Herminanto, dengan moderator Kasubbid Penyuluhan Hukum dan Bantuan Hukum, Eryck Yulianto. Kegiatan terdiri dari dua sesi, yaitu sesi paparan dari narasumber dan diskusi atau tanya jawab.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Lingkungan | 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 21:36 WIB

Naikan branding, Pemkab Kudus optimalkan Tim Jaring Pukat

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Warga temukan ratusan peluru di tempat pembuangan sampah

Pemasaran | 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Pentingnya menggunakan email marketing bagi bisnis online

Elshinta.com - Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan menyelenggarakan kegiatan Seminar Pencegahan Kekayaan Intelektual di wilayah Kalimantan Selatan, di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (9/8). 

Peserta kegiatan berjumlah 60 orang yang terdiri dari aparatur pemerintah, aparat penegak hukum, pengadilan, kejaksaan, perguruan tinggi, dan instansi terkait lainnya
 
Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Ferdinand Siagian dalam sambutannya mengatakan, kegiatan seminar ini merupakan program dari Kementerian Hukum dan HAM RI yang merupakan tusi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Diketahui bahwa di Provinsi Kalimantan Selatan banyak inovasi, kreasi, ciptaan, temuan yang masih belum terdaftar, pada kesempatan ini pihaknya mengimbau produsen, mari daftarkan kekayaan intelektual untuk mendapatkan perlindungan hukum. Meskipun tidak ada regulasi yang mewajibkan pendaftaran tersebut, percayalah itu akan menguntungkan bagi mereka.

Melalui kegiatan seminar ini diharapkan dapat menjadi sarana diskusi para peserta, dan narasumber sebagai upaya untuk memotivasi pendaftaran kekayaan intelektual. Bagi produsen yang ingin mendapatkan informasi terkait proses dan tata cara dipersilahkan datang ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan.
 
Dari pantauan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan, narasumber kegiatan seminar ini adalah Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Riswandi, Dosen Fakultas Hukum ULM, Tavinayati, dan Kepolisian Daerah Banjarmasin, Kompol Herminanto, dengan moderator Kasubbid Penyuluhan Hukum dan Bantuan Hukum, Eryck Yulianto. Kegiatan terdiri dari dua sesi, yaitu sesi paparan dari narasumber dan diskusi atau tanya jawab.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:26 WIB

Malinau jadi tempat pelaksanaan TMMD ke-103

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com