Minggu, 21 Oktober 2018 | 18:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Menristekdikti: negara maju karena inovasi

Kamis, 09 Agustus 2018 - 18:26 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. Sumber foto: https://bit.ly/2M7XAzF
Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. Sumber foto: https://bit.ly/2M7XAzF

Elshinta.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan negara maju bukan karena jumlah penduduknya yang besar, melainkan karena memiliki inovasi yang tinggi.

"Namun, riset adalah masalah utama kalau mau berinovasi. Tidak akan ada inovasi tanpa riset," kata Nasir saat memberikan arahan pada Pembukaan Kegiatan Ilmiah bertema "Riset, Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0" di Pekanbaru, Riau, Kamis (9/8).

Nasir mengatakan negara maju inovasinya tinggi pasti juga memiliki riset yang juga tinggi. Karena itu, sejak menjadi Menteri, dia berupaya meningkatkan riset yang ada di Indonesia. Salah satu upayanya adalah dengan menggandeng Kementerian Keuangan agar para peneliti Indonesia tidak lagi disibukkan dengan pertanggungjawaban keuangan, tetapi lebih fokus pada publikasi dan purwarupa. "Dengan perbaikan infrastruktur kita akan dorong agar riset ke depan bisa semakin baik," ujarnya.

Dikutip Antara, menurut Nasir, dia pernah menyampaikan ke Presiden Joko Widodo bahwa riset yang ada di kementerian/lembaga jumlahnya sangat banyak, perlu diintegrasikan agar menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi seluruh rakyat.

Nasir memberikan arahan pada Pembukaan Kegiatan Ilmiah bertema "Riset, Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0" dalam rangka Hari Kebangkitan Teknologi Nasional XXIII 2018. Pembicara kunci pada acara tersebut adalah Presiden Ketiga Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 18:29 WIB

Sekitar 200 anak muda di Festival Kaum Muda

Pendidikan | 21 Oktober 2018 - 18:14 WIB

Menristekdikti: Peningkatan riset Indonesia tertinggi di dunia

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 17:52 WIB

Pertamina gelar touring bersama mahasiswa Sumut

Timnas Indonesia | 21 Oktober 2018 - 17:12 WIB

Bima Sakti Resmi Latih Timnas Indonesia

Elshinta.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan negara maju bukan karena jumlah penduduknya yang besar, melainkan karena memiliki inovasi yang tinggi.

"Namun, riset adalah masalah utama kalau mau berinovasi. Tidak akan ada inovasi tanpa riset," kata Nasir saat memberikan arahan pada Pembukaan Kegiatan Ilmiah bertema "Riset, Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0" di Pekanbaru, Riau, Kamis (9/8).

Nasir mengatakan negara maju inovasinya tinggi pasti juga memiliki riset yang juga tinggi. Karena itu, sejak menjadi Menteri, dia berupaya meningkatkan riset yang ada di Indonesia. Salah satu upayanya adalah dengan menggandeng Kementerian Keuangan agar para peneliti Indonesia tidak lagi disibukkan dengan pertanggungjawaban keuangan, tetapi lebih fokus pada publikasi dan purwarupa. "Dengan perbaikan infrastruktur kita akan dorong agar riset ke depan bisa semakin baik," ujarnya.

Dikutip Antara, menurut Nasir, dia pernah menyampaikan ke Presiden Joko Widodo bahwa riset yang ada di kementerian/lembaga jumlahnya sangat banyak, perlu diintegrasikan agar menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi seluruh rakyat.

Nasir memberikan arahan pada Pembukaan Kegiatan Ilmiah bertema "Riset, Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0" dalam rangka Hari Kebangkitan Teknologi Nasional XXIII 2018. Pembicara kunci pada acara tersebut adalah Presiden Ketiga Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com