Minggu, 21 Oktober 2018 | 18:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

PAN minta Andi Arief sampaikan permohonan maaf

Kamis, 09 Agustus 2018 - 19:09 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sekjen PAN Eddy Soeparno. Sumber foto: https://bit.ly/2AUK79F
Sekjen PAN Eddy Soeparno. Sumber foto: https://bit.ly/2AUK79F

Elshinta.com - Partai Amanat Nasional (PAN) meminta politisi Demokrat Andi Arief menyampaikan permohonan maaf atas tudingan yang dilayangkan bahwa PAN terlibat praktik politik transaksional dalam penentuan cawapres Prabowo Subianto.
    
"Tuduhan itu tidak berdasar, kami juga heran sampai ada tuduhan tersebut. Tidak ada juga bukti konkret, coba tuduhan dilanjutkan bukti konkret. Kalau tidak, maka kami tuntut disampaikan permintaan maaf," ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno disela acara Rakernas IV PAN di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/8).
    
Eddy mengatakan jika tidak ada permintaan maaf, maka tidak menutup kemungkinan PAN sebagai partai yang menerima berita menyesatkan itu, akan menempuh jalur hukum. Eddy menegaskan tudingan PAN terlibat politik transaksional disampaikan oleh individu bukan institusi, maka PAN akan meminta pertanggungjawaban individu tersebut. 
    
Sebelumnya politisi Demokrat Andi Arief dalam akun Twitternya menyebut PKS dan PAN terlibat praktik politik transaksional dalam penentuan cawapres pendamping Prabowo Subianto. 
    
Andi Arief menegaskan bahwa apa yang dikatakannya benar. Dia juga menekankan pernyataannya itu berdasarkan data yang akurat, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 18:29 WIB

Sekitar 200 anak muda di Festival Kaum Muda

Pendidikan | 21 Oktober 2018 - 18:14 WIB

Menristekdikti: Peningkatan riset Indonesia tertinggi di dunia

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 17:52 WIB

Pertamina gelar touring bersama mahasiswa Sumut

Timnas Indonesia | 21 Oktober 2018 - 17:12 WIB

Bima Sakti Resmi Latih Timnas Indonesia

Elshinta.com - Partai Amanat Nasional (PAN) meminta politisi Demokrat Andi Arief menyampaikan permohonan maaf atas tudingan yang dilayangkan bahwa PAN terlibat praktik politik transaksional dalam penentuan cawapres Prabowo Subianto.
    
"Tuduhan itu tidak berdasar, kami juga heran sampai ada tuduhan tersebut. Tidak ada juga bukti konkret, coba tuduhan dilanjutkan bukti konkret. Kalau tidak, maka kami tuntut disampaikan permintaan maaf," ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno disela acara Rakernas IV PAN di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/8).
    
Eddy mengatakan jika tidak ada permintaan maaf, maka tidak menutup kemungkinan PAN sebagai partai yang menerima berita menyesatkan itu, akan menempuh jalur hukum. Eddy menegaskan tudingan PAN terlibat politik transaksional disampaikan oleh individu bukan institusi, maka PAN akan meminta pertanggungjawaban individu tersebut. 
    
Sebelumnya politisi Demokrat Andi Arief dalam akun Twitternya menyebut PKS dan PAN terlibat praktik politik transaksional dalam penentuan cawapres pendamping Prabowo Subianto. 
    
Andi Arief menegaskan bahwa apa yang dikatakannya benar. Dia juga menekankan pernyataannya itu berdasarkan data yang akurat, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com