Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:24 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Peristiwa / Bencana Alam

Pasca gempa Lombok, PDAM: Air keruh bisa untuk mandi

Kamis, 09 Agustus 2018 - 18:46 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sumber foto: https://bit.ly/2Muq8jr
Sumber foto: https://bit.ly/2Muq8jr

Elshinta.com - Direktur PDAM Giri Menang Mataram H Lalu Ahmad Zaini mengatakan, air saluran dari PDAM yang keruh akibat gempa bumi masih bisa digunakan untuk mandi, mencuci dan menyiram.

"Tetapi tidak kami rekomendasikan untuk digunakan memasak (dikonsumsi)," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggar Barat, Kamis (9/8).

Pernyataan itu dikemukakannya menanggapi keluhan dari masyarakat pelanggan PDAM yang hingga hari ini belum bisa menikmati air bersih pascagempa bumi berkekuatan M 7 Minggu (5/8) malam.

Zaini menyatakan air PDAM yang keruh masih bisa digunakan untuk mandi, mencuci dan menyiram karena jika sudah terjadi endapan maka proses penjernihanpun juga terjadi.

"Ini kondisinya darurat, dan sampai saat ini belum ada masyarakat yang mengeluh terkena penyakit kulit akibat menggunakan air tersebut," katanya.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapan air aliran PDAM akan jernih seperti semula, sebab selama ada gempa bumi yang menyebabkan pergeseran lempengan bawah tanah maka sumber mata air juga akan mengalami keruh, dikutip dari Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 16 Agustus 2018 - 19:10 WIB

Lima tips tidur nyenyak dan berkualitas

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 18:55 WIB

Peringati HUT ke-73 RI, Pertamina aksi donor darah

Ekonomi | 16 Agustus 2018 - 18:49 WIB

DPR: Pertumbuhan ekonomi 5,3 persen sangat konservatif

Ekonomi | 16 Agustus 2018 - 18:36 WIB

Rupiah Kamis sore melemah jadi Rp14.603

Politik | 16 Agustus 2018 - 18:28 WIB

Pemuda Indonesia harapkan pemimpin bersih dan berbobot

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 18:17 WIB

APMIJ: Ijtima ulama II diharapkan perjuangkan hasil ijtima ulama I

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com