Pasca gempa Lombok, PDAM: Air keruh bisa untuk mandi
Elshinta
Kamis, 09 Agustus 2018 - 18:46 WIB | Penulis : Devi Novitasari | Editor : Sigit Kurniawan
Pasca gempa Lombok, PDAM: Air keruh bisa untuk mandi
Sumber foto: https://bit.ly/2Muq8jr

Elshinta.com - Direktur PDAM Giri Menang Mataram H Lalu Ahmad Zaini mengatakan, air saluran dari PDAM yang keruh akibat gempa bumi masih bisa digunakan untuk mandi, mencuci dan menyiram.

"Tetapi tidak kami rekomendasikan untuk digunakan memasak (dikonsumsi)," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggar Barat, Kamis (9/8).

Pernyataan itu dikemukakannya menanggapi keluhan dari masyarakat pelanggan PDAM yang hingga hari ini belum bisa menikmati air bersih pascagempa bumi berkekuatan M 7 Minggu (5/8) malam.

Zaini menyatakan air PDAM yang keruh masih bisa digunakan untuk mandi, mencuci dan menyiram karena jika sudah terjadi endapan maka proses penjernihanpun juga terjadi.

"Ini kondisinya darurat, dan sampai saat ini belum ada masyarakat yang mengeluh terkena penyakit kulit akibat menggunakan air tersebut," katanya.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapan air aliran PDAM akan jernih seperti semula, sebab selama ada gempa bumi yang menyebabkan pergeseran lempengan bawah tanah maka sumber mata air juga akan mengalami keruh, dikutip dari Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Distanak Sultra taksir kerugian akibat banjir Rp168,5 miliar
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:58 WIB
Elshinta.com - Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) m...
Banjir kepung sejumlah tempat di Maluku Utara
Senin, 17 Juni 2019 - 18:08 WIB
Elshinta.com  - Sejumlah kabupaten/kota di Maluku Utara (Malut) dikepung banjir menyusul h...
Tujuh kecamatan di Sultra terendam banjir
Senin, 17 Juni 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Tujuh kecamatan di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, terendam b...
Tebing longsor akibat hujan lebat
Senin, 17 Juni 2019 - 06:46 WIB
Elshinta.com - Tebing setinggi 20 meter di Kampung Neglasari RT 11 RW 4, Desa Mekarwangi, ...
Gempa Magnitudo 5,1 guncang Sumba Timur
Senin, 17 Juni 2019 - 06:14 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi tektonik dengan Magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Sumba Timur, Nusa T...
Warga temukan rangka manusia di bekas likuifaksi Petobo
Minggu, 16 Juni 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Warga kembali menemukan rangka manusia yang terkubur di lokasi bekas bencan...
Bupati perintahkan penanganan cepat bencana longsor di Pinrang
Minggu, 16 Juni 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Selain merendam beberapa hektare lahan pertanian, intensitas hujan dalam be...
Bantuan untuk penanganan banjir Sulawesi Tenggara masih berlanjut
Minggu, 16 Juni 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Pengiriman dan penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial untuk korban benc...
Puluhan rumah warga Muaragembong Bekasi rusak digerus abrasi
Minggu, 16 Juni 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Abrasi yang terjadi di ​​​​Kampung Muarajaya RT01/RW01, Desa Pantaimekar...
10 kecamatan di Gunung Kidul mulai kekeringan
Minggu, 16 Juni 2019 - 08:15 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mula...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)