PNS pemilik senjata api terancam hukuman mati
Kamis, 09 Agustus 2018 - 19:37 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2vx18Sj

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan pemilik senjata api laras panjang jenis AK-47 Jemmy Adrianus Bokty (42) yang ditangkap pada Rabu (1/8) pekan lalu terancam hukuman mati.

"Tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun," kata Direktur Kriminal Umum Polda NTT Kombes Yudi Sinlaloe kepada wartawan di Kupang, Kamis (9/8) seperti dilansir dari Antara.

Kombes Yudi menggelar jumpa pers terkait kepemilikan senjata api laras panjang atas nama Jemmy, didampingi oleh Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast serta Kasubdit III Jatanras AKBP Josua Tampubolon.

Sebelumnya, pada Rabu (1/8) lalu, pihak Kepolisian Daerah NTT menangkap oknum PNS Kesatuan Bangsa dan Politik atas kepemilikan senjata api laras panjang. Penangkapan itu dilakukan oleh tiga anggota Polda NTT, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kepemilikan senjata api laras panjang oleh warga sipil yang dilarang oleh UU.

Kejadian bermula pada pukul 01.00 WITA saat seorang anggota intelijen menelpon Bripka JT anggota Polda NTT bahwa pihaknya melihat pelaku JAB membawa senjata api laras panjang sambil mengendarai kendaraan bermotor.

Setelah menadapat laporan tersebut, Bripka JT langsung menghubungi dua temannya untuk mengecek informasi tersebut. Usai mendapatkan informasi itu, pada pukul 03.00 WITA dilakukan pengejaran terhadap pelaku. Setibanya di Jalan El Tari Kota Kupang, pelaku kemudian ditabrak oleh anggota kepolisian yang mengejarnya. Meskipun sudah jatuh, pelaku kembali berdiri dan melarikan diri.

Sempat terjadi pengejaran antara petugas kepolisian dengan pelaku, namun akhirnya dapat ditangkap juga. Ketika ditanya dari mana senjata itu diperoleh, Yudi mengatakan bahwa menurut pengakuan tersangka senjata dan sejumlah butir peluru aktif itu dibeli dari masyarakat Timor Leste yang menjualnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi menduga Ramyadjie Priamb...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Petugas di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali berhasil m...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 19:10 WIB
Elshinta.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyatakan bahwa Prov...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Bali bersama Polresta Denpasar dan Polsek Badung masih me...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - Keluarga Zulfirman Syah, WNI yang terluka akibat aksi penembakan massal di ...
Jumat, 22 Maret 2019 - 20:37 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya masih menyelidiki kemungkinan tersangka baru setelah 10 or...
Kamis, 21 Maret 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara AKBP Yuanita Amel...
Rabu, 20 Maret 2019 - 20:55 WIB
Elshinta.com -Penyidik Polda Metro Jaya diminta untuk mengusut tuntas kasus pembobolan ATM (anj...
Rabu, 20 Maret 2019 - 15:45 WIB
Elshinta.com -Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan...
Rabu, 20 Maret 2019 - 12:20 WIB
Elshinta.com -Kontak tembak antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan anggota Brimob yan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once