Kamis, 16 Agustus 2018 | 23:21 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

GNPF temui Prabowo tanyakan keputusan akhir cawapres

Kamis, 09 Agustus 2018 - 20:08 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sumber foto: https://bit.ly/2M80kgr
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sumber foto: https://bit.ly/2M80kgr

Elshinta.com - Pimpinan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menemui Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya untuk menanyakan keputusan akhir terkait calon wakil presiden (cawapres).

"Kami mau menanyakan keputusan akhirnya bagaimana," kata Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Martak di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8).

Dia mengatakan GNPF Ulama ingin menanyakan secara langsung kabar yang beredar terkait nama-nama yang kemungkinan akan menjadi cawapres termasuk Sandiaga Uno.

Yusuf enggan berspekulasi soal peluang Sandiaga mendampingi Prabowo karena harus ditanyakan secara langsung terlebih dahulu. "Justru saya ingin mendengar langsung, nanti ya, sabar dulu," ujarnya, dikutip Antara.

Dia menegaskan bahwa GNPF Ulama akan mengambil sikap ketika Prabowo mengambil keputusan terkait sosok cawapres.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Arestasi | 16 Agustus 2018 - 21:55 WIB

Bawa sabu, Sekdin Pendidikan Bojonegoro ditangkap

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Kesehatan | 16 Agustus 2018 - 21:12 WIB

Saran ahli kesehatan untuk posisi tidur terbaik

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com