Kamis, 13 Desember 2018 | 16:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Menkopolhukam: Peta jalan reformasi birokrasi dibahas

Kamis, 09 Agustus 2018 - 21:25 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Menkopolhukam Wiranto. Sumber foto: https://bit.ly/2M9441b
Menkopolhukam Wiranto. Sumber foto: https://bit.ly/2M9441b

Elshinta.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyampaikan rapat Dewan Pengarah Reformasi Birokrasi di Kantor Wakil Presiden, Kamis (9/8), membahas peta jalan reformasi birokrasi.

Berbagai usulan dalam rangka meningkatakan efektifitas dan profesionalisme kinerja ASN dibicarakan dalam kesempatan tersebut. Misalnya, terkait dengan upaya untuk menyederhanakan tunjangan-tunjangan yang diterima oleh Aparatur Sipil Negara namun tidak mengurangi kesejahteraan. "Akan tidak memperbanyak tunjangan-tunjangan, tunjangan itu banyak banget, akan disederhanakan sehingga gajinya firm, sederhana tapi jelas," katanya di usai rapat.

Selain itu, juga membicarakan upaya menjadikan ASN sebagai bagian pemersatu bangsa. Salah satunya, dengan menempatkan lulusan akademi-akademi aparatur sipil negara seperti STAN, APDN, ke berbagai wilayah di Indonesia.  

Bila sebelumnya, lulusan akademi tersebut dikembalikan ke daerah masing-masing, maka dalam kebijakan baru nantinya akan disebar ke daerah lainnya. "Kebijakan baru mereka disebar silang, anak asal Jambi tugas di Papua, anak Papua ditugaskan ke Jambi agar mereka merasa anak Indonesia, kalau berkhidmat di daerah lain, diharapakan daerah menerima apa adanya, seperti dulu, bhineka tunggal dijalankan oleh ASN ini," katanya.

Upaya menjaga netralitas ASN agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran juga dibahas, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:45 WIB

Perpustakaan Nasional punya perayaan khusus untuk Hari Ibu

Musibah | 13 Desember 2018 - 16:25 WIB

6 bulan hilang, warga Kudus ditemukan tinggal kerangka

Manajemen | 13 Desember 2018 - 16:15 WIB

Jangan langgar tiga etika bisnis ini di bisnis online

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:07 WIB

Menteri PUPR: Rp15 miliar bangun jembatan roboh

Elshinta.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyampaikan rapat Dewan Pengarah Reformasi Birokrasi di Kantor Wakil Presiden, Kamis (9/8), membahas peta jalan reformasi birokrasi.

Berbagai usulan dalam rangka meningkatakan efektifitas dan profesionalisme kinerja ASN dibicarakan dalam kesempatan tersebut. Misalnya, terkait dengan upaya untuk menyederhanakan tunjangan-tunjangan yang diterima oleh Aparatur Sipil Negara namun tidak mengurangi kesejahteraan. "Akan tidak memperbanyak tunjangan-tunjangan, tunjangan itu banyak banget, akan disederhanakan sehingga gajinya firm, sederhana tapi jelas," katanya di usai rapat.

Selain itu, juga membicarakan upaya menjadikan ASN sebagai bagian pemersatu bangsa. Salah satunya, dengan menempatkan lulusan akademi-akademi aparatur sipil negara seperti STAN, APDN, ke berbagai wilayah di Indonesia.  

Bila sebelumnya, lulusan akademi tersebut dikembalikan ke daerah masing-masing, maka dalam kebijakan baru nantinya akan disebar ke daerah lainnya. "Kebijakan baru mereka disebar silang, anak asal Jambi tugas di Papua, anak Papua ditugaskan ke Jambi agar mereka merasa anak Indonesia, kalau berkhidmat di daerah lain, diharapakan daerah menerima apa adanya, seperti dulu, bhineka tunggal dijalankan oleh ASN ini," katanya.

Upaya menjaga netralitas ASN agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran juga dibahas, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com