Kamis, 13 Desember 2018 | 16:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Dolar menguat akibat data ekonomi positif AS

Jumat, 10 Agustus 2018 - 07:35 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2B8CMDV
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2B8CMDV

Elshinta.com - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (9/8) waktu setempat, karena investor mempertimbangkan beberapa laporan ekonomi positif dari Amerika Serikat.

Dalam pekan yang berakhir 4 Agustus 2018, menurut Xinhua yang dihimpun Antara, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman turun 6.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya menjadi 213.000, di bawah konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis (9/8).

Dalam laporan terpisah, departemen mengumumkan bahwa Indeks harga produsen (PPI) untuk permintaan akhir tidak berubah pada Juli, disesuaikan secara musiman, meleset dari perkiraan pasar yang naik 0,3 persen.

"Mengingat pelemahan mengejutkan baik di PPI utama dan PPI tanpa makanan dan energi adalah karena penurunan besar-besaran dalam harga-harga perdagangan hanya membalikkan setengah keuntungan besar-besaran dalam dua bulan sebelumnya, ini bukan berita baik pada inflasi mendatang," kata Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial, dalam sebuah catatan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1541 dolar AS dari 1,1618 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2845 dolar AS dari 1,2892 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot ke 0,7384 dolar AS dari 0,7438 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,02 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,97 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9930 franc Swiss dari 0,9929 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3037 dolar Kanada dari 1,3010 dolar Kanada.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:56 WIB

Peduli kesehatan, Pertamina bersama PKPU gelar bakti sosial

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:45 WIB

Perpustakaan Nasional punya perayaan khusus untuk Hari Ibu

Musibah | 13 Desember 2018 - 16:25 WIB

6 bulan hilang, warga Kudus ditemukan tinggal kerangka

Manajemen | 13 Desember 2018 - 16:15 WIB

Jangan langgar tiga etika bisnis ini di bisnis online

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:07 WIB

Menteri PUPR: Rp15 miliar bangun jembatan roboh

Elshinta.com - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (9/8) waktu setempat, karena investor mempertimbangkan beberapa laporan ekonomi positif dari Amerika Serikat.

Dalam pekan yang berakhir 4 Agustus 2018, menurut Xinhua yang dihimpun Antara, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman turun 6.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya menjadi 213.000, di bawah konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis (9/8).

Dalam laporan terpisah, departemen mengumumkan bahwa Indeks harga produsen (PPI) untuk permintaan akhir tidak berubah pada Juli, disesuaikan secara musiman, meleset dari perkiraan pasar yang naik 0,3 persen.

"Mengingat pelemahan mengejutkan baik di PPI utama dan PPI tanpa makanan dan energi adalah karena penurunan besar-besaran dalam harga-harga perdagangan hanya membalikkan setengah keuntungan besar-besaran dalam dua bulan sebelumnya, ini bukan berita baik pada inflasi mendatang," kata Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial, dalam sebuah catatan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1541 dolar AS dari 1,1618 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2845 dolar AS dari 1,2892 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot ke 0,7384 dolar AS dari 0,7438 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,02 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,97 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9930 franc Swiss dari 0,9929 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3037 dolar Kanada dari 1,3010 dolar Kanada.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com