Kamis, 16 Agustus 2018 | 23:14 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Apa keputusan GNPF Ulama setelah Prabowo gandeng Sandiaga?

Jumat, 10 Agustus 2018 - 07:23 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2M74XrT
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2M74XrT

Elshinta.com - Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Martak menyatakan, pihaknya belum memutuskan akan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno atau tidak dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
    
"Kami belum memutuskan," ujar Yusuf Martak dihubungi di Jakarta, Jumat (10/8) dini hari.
   
Yusuf mengatakan, sikap GNPF Ulama sampai saat ini tetap pada posisi mengawal hasil Forum Ijtima Ulama yang menghendaki Prabowo Subianto dengan tulus dan ikhlas bersedia didampingi cawapres dari kalangan ulama. 
   
Dia menekankan bahwa ketika dua ulama yang direkomendasikan Forum Ijtima Ulama sebagai cawapres yakni Ustad Abdul Somad dan Salim Segaf tidak menjadi pendamping Prabowo, GNPF Ulama telah merekomendasikan dua nama alternatif.
   
"Bahwa saat Ustad Abdul Somad menolak dan Habib Salim Segaf Al Jufri ditolak, GNPF Ulama telah menawarkan alternatif cawapres ulama yang telah direstui Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan para tokoh sentral Ijtima Ulama yaitu ustad Arifin Ilham dan AA Gym," kata Yusuf , dikutip Antara
   
Namun keputusan Prabowo adalah menggandeng Sandiaga Uno yang bukan berasal dari kalangam ulama. Sehingga atas keputusan Prabowo menggandeng Sandiaga, Yusuf menyerukan, kepada segenap ulama dan umat Islam agar tetap tenang dan sabar serta tetap istiqomah bersatu bersama ulama di bawah satu komando Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Shihab. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Arestasi | 16 Agustus 2018 - 21:55 WIB

Bawa sabu, Sekdin Pendidikan Bojonegoro ditangkap

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Kesehatan | 16 Agustus 2018 - 21:12 WIB

Saran ahli kesehatan untuk posisi tidur terbaik

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com