Senin, 22 Oktober 2018 | 07:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/ Pemasaran

Generasi millenial ingin bisnis clothing line? simak caranya berikut ini

Jumat, 10 Agustus 2018 - 10:11 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2MduQp4
Sumber foto: https://bit.ly/2MduQp4

Elshinta.com - Generasi millennial memiliki peluang besar untuk mengembangkan ide-ide kreatifnya dalam dunia bisnis. Hal tersebut didukung dengan kemudahan teknologi yang ada saat ini. Untuk belajar segala sesuatu misalnya, generasi millennial sekarang sudah terbiasa untuk belajar di halaman-halaman website, blog atau Youtube. Soal promosi, media sosial sudah sangat membantu para pelaku usaha, bahkan untuk para wirausahawan pemula sekalipun. 

Salah satu bisnis yang menarik untuk generasi millennial adalah bisnis clothing line. Sebenarnya, istilah clothing line itu mengacu kepada usaha memproduksi sebuah desain fesyen, entah itu baju, kaos dan sebagainya. Namun, clothing line sering disalahartikan dengan usaha distro. Sekilas, ini terlihat sama, namun sebenarnya jauh berbeda. Distro, seperti kepanjangannya distribution store merupakan model bisnis yang mendistribusikan produk fashion tertentu, sementara clothing line ialah menciptakan sebuah brand fashion

Bisnis clothing line ini memiliki prospek pasar yang bagus, karena barang sandang merupakan kebutuhan setiap orang yang harus dipenuhi. Bisnis clotihing line tidak akan pernah mati, hanya saja trennya selalu berubah-ubah. Nah, bila kamu generasil millennial yang ingin mecoba bisnis clothing line, simak langkah-langkahnya berikut ini. 

Lakukanlah Riset 

Hal pertama yang wajib dilakukan sebelum memulai bisnis ini adalah melakukan riset. Apa yang diriset? Yaitu segmentasi pasar seperti apa yang hendak Anda tuju, lalu pelajari apa yang menjadi kebutuhan atau keinginnya. Penting juga untuk mencari tahu, tren fesyen seperti apa yang sekarang sedang digandrungi oleh konsumen. Hal tersebut penting sebagai bahan referensi Anda ketika memulai bisnis. 

Baca jugaCara bisnis modal kecil dengan sistem dropship dan reseller

Clothing Line erat kaitannya dengan konsep baju atau kaos yang Anda tawarkan nantinya. Dengan melakukan riset, harapannya Anda sudah dapat mengetahui apa yang Anda tawarkan kepada konsumen. Misalnya, Anda memiliki konsep clothing line yang cocok untuk mereka yang gemar traveling, maka desain dan startegi promosinya Anda bisa sesuaikan. 

Buat Desain Yang Unik

Harus dikaui bahwa bisnis clothing line ini memiliki tingkat persaingan yang ketat. Untuk itu, diperlukan ide-ide segar dalam menciptakan desain yang menarik perhatian konsumen. Buatlah desain yang unik atau nyentrik yang berbeda dengan clothing line yang sudah ada. Ide-ide baru bisa berasal dari kehidupan sehari-hari. Yang sudah ada sekarang misalnya, banyak clothing line yang menggambil kata-kata yang umum jadi obrolan di kalangan remaja. 

Bangun Brand Image

Bila diperhatikan, hal yang mahal pada bisnis clothing line adalah karena brandnya. Tidak bisa dipungkiri bila salah satu pertimbangan konsumen untuk membeli sebuah produk adalah karena brand. Tetapi, ini seharusnya tidak membuat hati Anda menjadi kecil. Anda dapat membangun brand dari nol dengan strategi yang tepat. 

Buat logo dengan slogan yang unik, kretaif dan mudah diingat. Tak sampai disitu, produk desain clothing line Anda juga haruslah menjiwai brand yang Anda bangun tersebut. Membangun brand tidak bisa dilakukan secara instan, harus dilakukan terus menerus baik dengan promosi di dunia maya maupun di dunia nyata.  

Lakukan Kerjasama 

Kerjasama pertama yang harus Anda lakukan tentu saja dengan mitra yang memproduksi kaos atau baju hasil desain Anda. Carilah mitra yang tepat, yang bukan saja menawarkan profit yang besar tetapi mempunyai kualitas produksi yang bagus. Baju atau kaos, meskipun Anda buat dengan desain sebagus apapun, namun tetap saja fungsinya sama. Oleh karenanya, Anda juga harus mempertimbangkan faktor kenyaman saat konsumen memakainya. 

Lakukan Promosi Yang Efektif

Pertama Anda membangun bisnis clothing line, mulailah dengan memperkenalkannya kepada teman atau sahabat dekat terlebih dahulu. Setelah itu, mulai lakukan optimalisasi di media sosial. Jika sudah cukup berjalan, lakukan kerjasama dengan social media influencer untuk memperkenalkan clothing line Anda secara lebih luas lagi. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 07:18 WIB

Fotografer lelang foto untuk korban gempa tsunami Palu

Event | 22 Oktober 2018 - 07:04 WIB

Indra Sjafri bangga semangat juang pemain Timnas U-19

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:55 WIB

Kunjungan delegasi IMF-WB berdampak bagi ekonomi NTT

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:43 WIB

Presiden hadiri PKN-Revolusi mental di Sulut

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:33 WIB

PKB: Parpol harus dekat dengan rakyat

Elshinta.com - Generasi millennial memiliki peluang besar untuk mengembangkan ide-ide kreatifnya dalam dunia bisnis. Hal tersebut didukung dengan kemudahan teknologi yang ada saat ini. Untuk belajar segala sesuatu misalnya, generasi millennial sekarang sudah terbiasa untuk belajar di halaman-halaman website, blog atau Youtube. Soal promosi, media sosial sudah sangat membantu para pelaku usaha, bahkan untuk para wirausahawan pemula sekalipun. 

Salah satu bisnis yang menarik untuk generasi millennial adalah bisnis clothing line. Sebenarnya, istilah clothing line itu mengacu kepada usaha memproduksi sebuah desain fesyen, entah itu baju, kaos dan sebagainya. Namun, clothing line sering disalahartikan dengan usaha distro. Sekilas, ini terlihat sama, namun sebenarnya jauh berbeda. Distro, seperti kepanjangannya distribution store merupakan model bisnis yang mendistribusikan produk fashion tertentu, sementara clothing line ialah menciptakan sebuah brand fashion

Bisnis clothing line ini memiliki prospek pasar yang bagus, karena barang sandang merupakan kebutuhan setiap orang yang harus dipenuhi. Bisnis clotihing line tidak akan pernah mati, hanya saja trennya selalu berubah-ubah. Nah, bila kamu generasil millennial yang ingin mecoba bisnis clothing line, simak langkah-langkahnya berikut ini. 

Lakukanlah Riset 

Hal pertama yang wajib dilakukan sebelum memulai bisnis ini adalah melakukan riset. Apa yang diriset? Yaitu segmentasi pasar seperti apa yang hendak Anda tuju, lalu pelajari apa yang menjadi kebutuhan atau keinginnya. Penting juga untuk mencari tahu, tren fesyen seperti apa yang sekarang sedang digandrungi oleh konsumen. Hal tersebut penting sebagai bahan referensi Anda ketika memulai bisnis. 

Baca jugaCara bisnis modal kecil dengan sistem dropship dan reseller

Clothing Line erat kaitannya dengan konsep baju atau kaos yang Anda tawarkan nantinya. Dengan melakukan riset, harapannya Anda sudah dapat mengetahui apa yang Anda tawarkan kepada konsumen. Misalnya, Anda memiliki konsep clothing line yang cocok untuk mereka yang gemar traveling, maka desain dan startegi promosinya Anda bisa sesuaikan. 

Buat Desain Yang Unik

Harus dikaui bahwa bisnis clothing line ini memiliki tingkat persaingan yang ketat. Untuk itu, diperlukan ide-ide segar dalam menciptakan desain yang menarik perhatian konsumen. Buatlah desain yang unik atau nyentrik yang berbeda dengan clothing line yang sudah ada. Ide-ide baru bisa berasal dari kehidupan sehari-hari. Yang sudah ada sekarang misalnya, banyak clothing line yang menggambil kata-kata yang umum jadi obrolan di kalangan remaja. 

Bangun Brand Image

Bila diperhatikan, hal yang mahal pada bisnis clothing line adalah karena brandnya. Tidak bisa dipungkiri bila salah satu pertimbangan konsumen untuk membeli sebuah produk adalah karena brand. Tetapi, ini seharusnya tidak membuat hati Anda menjadi kecil. Anda dapat membangun brand dari nol dengan strategi yang tepat. 

Buat logo dengan slogan yang unik, kretaif dan mudah diingat. Tak sampai disitu, produk desain clothing line Anda juga haruslah menjiwai brand yang Anda bangun tersebut. Membangun brand tidak bisa dilakukan secara instan, harus dilakukan terus menerus baik dengan promosi di dunia maya maupun di dunia nyata.  

Lakukan Kerjasama 

Kerjasama pertama yang harus Anda lakukan tentu saja dengan mitra yang memproduksi kaos atau baju hasil desain Anda. Carilah mitra yang tepat, yang bukan saja menawarkan profit yang besar tetapi mempunyai kualitas produksi yang bagus. Baju atau kaos, meskipun Anda buat dengan desain sebagus apapun, namun tetap saja fungsinya sama. Oleh karenanya, Anda juga harus mempertimbangkan faktor kenyaman saat konsumen memakainya. 

Lakukan Promosi Yang Efektif

Pertama Anda membangun bisnis clothing line, mulailah dengan memperkenalkannya kepada teman atau sahabat dekat terlebih dahulu. Setelah itu, mulai lakukan optimalisasi di media sosial. Jika sudah cukup berjalan, lakukan kerjasama dengan social media influencer untuk memperkenalkan clothing line Anda secara lebih luas lagi. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com