Kamis, 16 Agustus 2018 | 23:15 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Jokowi pilih Gedung Joang karena sejarah

Jumat, 10 Agustus 2018 - 10:41 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, pertimbangan nilai sejarah menjadi alasannya memilih Gedung Joang 45 Menteng, Jakarta Pusat, sebelum menuju ke Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

"Di pagi yang cerah ini saya beserta bapak Prof KH Ma'ruf Amin dari Gedung Joang 45 akan mendaftarkan diri menuju ke KPU," kata dia di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Dikatakannya, di masa lalu Gedung Joang ini adalah tempat di mana para pejuang-pejuang politik seperti Bung Karno, Bung Hatta, Adam Malik digembleng dari sisi politiknya.

Ia berharap masyarakat bisa kembali memilihnya untuk melanjutkan program kerjanya.

"Perjalanan kami berdua disertai seluruh partai pendukung, pengusung, relawan untuk mengawali perjalanan empat tahun yang lalu perjalanan menuju Indonesia maju," paparnya, seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko. 

Ditambahkannya, "Dalam empat tahun ini Yang Maha Kuasa telah telah meletakkan pondasinya yang kokoh agar dapat bergerak, bahagia lebih cepat, bergerak lebih cepat di masa depan". 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Arestasi | 16 Agustus 2018 - 21:55 WIB

Bawa sabu, Sekdin Pendidikan Bojonegoro ditangkap

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Kesehatan | 16 Agustus 2018 - 21:12 WIB

Saran ahli kesehatan untuk posisi tidur terbaik

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com