Jumat, 17 Agustus 2018 | 06:37 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Ekonomi

Respons pasar atas capres-cawapres bersifat temporer

Jumat, 10 Agustus 2018 - 14:07 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi capres-cawapres 2019. Sumber foto: https://bit.ly/2vTpTaU
Ilustrasi capres-cawapres 2019. Sumber foto: https://bit.ly/2vTpTaU

Elshinta.com - Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan respon pasar domestik terhadap kepastian munculnya nama-nama calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2019 hanya bersifat temporer atau sementara.

"Respon terhadap variabel makro kan biasanya nilai tukar dan indeks harga saham yang jadi ukuran. Itu juga belum jadi respon yang permanen, bisa juga temporer," ujar Enny di Jakarta, Jumat (10/8).

Setelah muncul kepastian nama calon presiden beserta wakilnya, sentimen berkaitan dengan politik di pasar keuangan domestik dinilai cenderung berkurang sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat. Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank juga menguat enam poin menjadi Rp14.426 per dolar AS.

Menurut Enny, yang paling utama diharapkan pasar ada tiga hal. Pertama, pemilihan umum di Indonesia berlangsung lancar dan aman. Kedua, tidak ada gejolak terhadap stabilitas politik. "Ketiga, ada konsistensi kebijakan. Jadi jadi kalau tiga hal itu tidak berisiko secara kalkulasi pelaku pasar, ya pasar tidak akan merespon negatif," ujar Enny.

Kendati demikian, lanjut Enny, yang jadi persoalan adalah saat ini respon pasar tidak hanya ditentukan oleh urusan politik saja namun juga dinamika lingkungan eksternal seperti kebijakan-kebijakan pemerintahan AS dibawah pimpinan Presiden AS Donald Trump yang cukup kontroversial dan juga isu perang dagang antara AS dan China serta beberapa negara lainnya.

"Selain itu, kemampuan fundamental ekonomi kita menahan gejolak pelemahan Rupiah dan macam-macam. Jadi respon pasar tidak "single variable"," kata Enny, seperti dikutip dari Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 17 Agustus 2018 - 06:26 WIB

KPK eksekusi Anang ke Lapas Sukamiskin

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 06:15 WIB

Polda Metro kerahkan 7.883 personel amankan HUT RI

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Arestasi | 16 Agustus 2018 - 21:55 WIB

Bawa sabu, Sekdin Pendidikan Bojonegoro ditangkap

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 17 Agustus 2018 - 06:15 WIB

Polda Metro kerahkan 7.883 personel amankan HUT RI

Kamis, 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:06 WIB

Warga kibarkan bendera raksasa di Sukoharjo

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com