Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

BNN ungkap Clan Lab yang dikendalikan dari Lapas

Jumat, 10 Agustus 2018 - 14:35 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko. Sumber foto: https://bit.ly/2NE76Zb
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko. Sumber foto: https://bit.ly/2NE76Zb

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap sebuah Clan Lab penghasil narkotika jenis sabu di wilayah Majene, Sulawesi Barat yang dikendalikan oleh seorang napi Lapas Klas 1 Tangerang bernama Lexy C yang telah divonis 20 tahun penjara atas kasus serupa tahun 2010 silam.

Kepala BNN, Komjen Heru Winarko mengatakan, pengungkapan yang dilakukan itu berdasarkan penelusuran yang dilakukan pihaknya bahwa ada laboratorium pembuat sabu di rumah warga.

Dikatakan Heru, dari dalam rumah itu pihaknya mengamankan tiga orang pelaku dari dalam rumah tersebut. Ketiganya adalah SWA (29), JUF (44), dan HAS (43).

“Dari hasil pemeriksaan, diketahui para pelaku merupakan jaringan Jakarta–Samarinda–Majene,” ujar Heru, sebagaimana dikutip dari laman NTMC Polri, Jumat (10/8).

Dalam pengoperasian laboratorium tersebut,lanjut dia, ketiganya memiliki peran berbeda dalam memproduksi sabu. JUF berperan sebagai kurir yang menghantar sabu ke kantor pos, HAS sebagai tester sabu, dan SWA sebagai juru racik sabu.

Selain mengamankan para pelaku, lanjut kepala BNN, petugas juga menyita narkotika jenis sabu hasil clan lab serta bahan baku pembuat sabu, seperti sulfuric acid sebanyak 1.000 ml, hydrochoric acid sebanyak 5.200 ml, aseton sebanyak 1.000 ml, dan cairan mengandung ephedrine sebanyak 20 ribu ml. Atas perbuatannya, keempat pelaku akan dijerat hukum dengan ancaman maksimal pidana mati.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:48 WIB

NTB ingin percepat pencairan bantuan korban gempa

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap sebuah Clan Lab penghasil narkotika jenis sabu di wilayah Majene, Sulawesi Barat yang dikendalikan oleh seorang napi Lapas Klas 1 Tangerang bernama Lexy C yang telah divonis 20 tahun penjara atas kasus serupa tahun 2010 silam.

Kepala BNN, Komjen Heru Winarko mengatakan, pengungkapan yang dilakukan itu berdasarkan penelusuran yang dilakukan pihaknya bahwa ada laboratorium pembuat sabu di rumah warga.

Dikatakan Heru, dari dalam rumah itu pihaknya mengamankan tiga orang pelaku dari dalam rumah tersebut. Ketiganya adalah SWA (29), JUF (44), dan HAS (43).

“Dari hasil pemeriksaan, diketahui para pelaku merupakan jaringan Jakarta–Samarinda–Majene,” ujar Heru, sebagaimana dikutip dari laman NTMC Polri, Jumat (10/8).

Dalam pengoperasian laboratorium tersebut,lanjut dia, ketiganya memiliki peran berbeda dalam memproduksi sabu. JUF berperan sebagai kurir yang menghantar sabu ke kantor pos, HAS sebagai tester sabu, dan SWA sebagai juru racik sabu.

Selain mengamankan para pelaku, lanjut kepala BNN, petugas juga menyita narkotika jenis sabu hasil clan lab serta bahan baku pembuat sabu, seperti sulfuric acid sebanyak 1.000 ml, hydrochoric acid sebanyak 5.200 ml, aseton sebanyak 1.000 ml, dan cairan mengandung ephedrine sebanyak 20 ribu ml. Atas perbuatannya, keempat pelaku akan dijerat hukum dengan ancaman maksimal pidana mati.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com