Perlunya advokasi anak dan penerapan CRBP di sektor perkebunan kelapa sawit
Jumat, 10 Agustus 2018 - 19:17 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Misriadi/Radio Elshinta

Elshinta.com -  Meski hubungan antara bisnis dan hak anak sudah dielaborasi dalam pedoman international dengan di keluarkannya UN Guiding Principles on Human Rights (UNGP) yang mengimplementasikan kerangka PBB untuk Melindungi (Protect), Menghormati (Respect), dan Memulihkan (Remedy), namun dokumen UNGP belum sepenuhnya memastikan perlindungan terhadap anak, meskipun relasi antara hak anak dan bisnis terjadi dalam banyak hal tidak hanya berhubungan dengan isu pekerja anak semata.

Hal ini yang menjadi pembahasan bersama antara Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) bersama NGO, lembaga pemerhati anak, Praktisi anak  dan wartawan dalam Focus Group Discussion (FGD) di Saka Premiere Hotel, Kamis (9/08), seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi.

Senior officer PKPA, Misran Lubis dalam paparannya menjelaskan, tercatat lebih dari 1,2 juta Ha lahan perkebunan sawit berada di Sumut dan terdapat 79 perusahaan perkebunan sawit milik negara serta 76 milik perusahaan swasta nasional dan perusahaan swasta asing juga peladang kelapa sawit milik rakyat yang tentu saja membawa keuntungan yang besar bagi pemilik modal dan pemerintah daerah.

Namun, sektor perkebunan sawit dinilai masih menciptakan banyak masalah dari deforestasi, korupsi, pekerja anak sampai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) meski resolusi parlemen Uni Eropa menyerukan bahwa syarat mutlak bagi perusahaan sawit harus sepenuhnya menghormati HAM dan standart ketenagakerjaan untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan pekerja di perkebunan sawit, namun isu anak disektor bisnis perkebunan kelapa sawit tidak hanya terbatas pada isu pekerja atau buruh anak, karena faktanya hubungan sektor bisnis dengan anak terkait banyak hal.

Untuk itu perlu adanya konsep advokasi untuk memastikan industri kelapa sawit memenuhi dan melindungi hak-hak terhadap anak sesuai Konvensi Hak Anak (KHA) melalui Keppres No.36 Tahun 1990 yang merupakan landasan hukum bagi upaya advokasi isu hak anak di Indonesia.

“kita berharap adanya sinergi Advokasi multi stakeholder agar penerapan Children’s Rights and Businees Principle (CRBP) atau prinsip bisnis dan hak anak dapat berjalan baik,” terang Misran.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 20:13 WIB
Elshinta.com - DPP Partai Demokrat memulai kampanye terbuka perdananya di GOR Ciracas, Jak...
Minggu, 24 Maret 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Politisi PDI Perjuangan dan Aktor Populer Rano Karno optimis raihan suara C...
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:40 WIB
Elshinta.com - Kejati Sumatera Utara berhasil memecahkan rekor MURI pengobatan dan pelaksa...
Minggu, 24 Maret 2019 - 13:29 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) memberlakukan kebijakan baru visa progresif bag...
Minggu, 24 Maret 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Puluhan ribu jamaah tampak menghadiri tabligh akbar Ustadz Abdul Somad yang...
Minggu, 24 Maret 2019 - 11:04 WIB
Elshinta.com - Ratusan ojeg pangkalan Kota Serang, Banten siap menyambut Jokowi yang akan ...
Minggu, 24 Maret 2019 - 10:49 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.051 warga dari delapan kampung di distrik Balingga, kabupaten La...
Minggu, 24 Maret 2019 - 10:27 WIB
Elshinta.com - Masyarakat DKI Jakarta antusias sambut kehadiran transportasi publik moda r...
Minggu, 24 Maret 2019 - 10:15 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan ...
Minggu, 24 Maret 2019 - 09:25 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo tiba Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Istora Senayan pu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once