Kemdikbud beri bantuan Rp226,42 miliar untuk korban gempa
Jumat, 10 Agustus 2018 - 21:47 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2MBlkcn

Elshinta.com - Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan untuk penanganan pascabencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar Rp226.426.359.000.

Dikutip dari Antara Jumat (10/8), dijelaskan dana tersebut dikumpulkan dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 dan bantuan solidaritas pegawai Kemendikbud.

"Bantuan ini kami harapkan dapat segera digunakan untuk rehabilitasi fasilitas pendidikan dan situs cagar budaya yang terdampak gempa. Juga untuk penanganan psikososial para siswa, pendidik, tenaga kependidikan, dan pemelihara cagar budaya yang menjadi korban,"ujar Sekretaris Jenderal, Didik Suhardi.

Sesjen Didik Suhardi juga menyampaikan bahwa Kemendikbud menyiapkan beasiswa berupa bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) khusus bencana, beasiswa perguruan tinggi bagi siswa yang orang tuanya menjadi korban meninggal dunia.

Kemendikbud telah mendirikan Pos Pendidikan Gempa Lombok di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pos ini dikoordinir oleh Minhajul Ngabidin, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NTB.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) per 9 Agustus 2018, total satuan pendidikan yang rusak mencapai 539 sekolah, tersebar di wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Mataram, dan Sumbawa. Dengan kerusakan ruang kelas terparah (kategori berat) berada di wilayah Lombok Utara sebanyak 654 ruang kelas.

Kerusakan terbanyak dialami satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar. Sebanyak 282 Sekolah Dasar (SD) dan 92 SMP terdampak gempa. Sedangkan untuk jenjang pendidikan menengah, terdapat 48 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 42 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) turut terdampak. Enam Sekolah Luar Biasa (SLB) dan 69 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengalami kerusakan.

Tiga gempa besar yang mengguncang pulau Lombok, menyebabkan sekitar 300 ribu penduduk mengungsi. Status tanggap darurat ditetapkan sampai dengan 11 Agustus 2018.

Sebanyak 14 orang siswa meninggal dunia, sedangkan 56 orang siswa mengalami luka fisik tingkat sedang sampai berat; sebanyak 19 orang dirawat inap. Tercatat sebanyak 3.639 siswa dan guru mengungsi dan kegiatan belajar terganggu karena rusaknya fasilitas pendidikan dan terganggunya kondisi psikologis siswa dan pendidik.

"Sebanyak 22 ruang kelas tenda telah terpasang di Lombok Utara dan Lombok Timur. Sisanya segera dipasang. Sampai saat ini terdapat 61 tenda yang disiapkan untuk menjadi tempat belajar sementara para siswa. Dan 18 tenda sudah siap didirikan," ungkap Ketua Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTB, Minhajul.

Minhajul menjelaskan saat ini pihaknya fokus pos pendidikan pada penanganan psikososial anak, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan, pendirian ruang kelas tenda (kelas sementara), serta kampanye kembali belajar di sekolah. Selain itu, pos juga mendistribusikan berbagai bantuan untuk pemenuhan layanan dasar para korban terdampak gempa. Juga melakukan pengkajian kerusakan dan kebutuhan penanganan pascabencana.

Kemendikbud bekerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya penanganan pascabencana, khususnya psikososial. Di antaranya Yayasan Sayangi Tunas Cilik, Wahana Visi Indonesia, Plan International, Dompet Dhuafa, dan Kompak. Tim juga didukung Guru Garis Depan (GGD) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hamzanwadi.

Sampai saat ini pos pendidikan telah menyalurkan 63 paket sekolah, 60 paket rekreasi, 10 paket alat permainan edukatif (APE) untuk PAUD, paket buku cerita dan Al Quran, serta 1.000 paket seragam sekolah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyebutkan seb...
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Akses jalan menuju objek wisata Puncak Suroloyo di Kecamatan Samigaluh, Kab...
Minggu, 24 Maret 2019 - 08:54 WIB
Elshinta.com - Gunung Merapi dua kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 6...
Jumat, 22 Maret 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Tri Suswati Tito Karnavian mengunjungi korban bencan...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Papua dan Papua Barat menjamin ketersed...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:37 WIB
Elshinta.com - Bupati Jayapura Mathius Awaitaouw menyebutkan total bantuan dalam bentuk da...
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:56 WIB
Elshinta.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan layanan kesehatan bagi korban banj...
Jumat, 22 Maret 2019 - 13:51 WIB
Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengakui adanya posko penerima bant...
Jumat, 22 Maret 2019 - 13:40 WIB
Elshinta.com - Jalur Piket Nol yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa T...
Jumat, 22 Maret 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Evakuasi korban bencana alam di Sentani, Jayapura, Papua, hingga kini masih...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once