Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Satgas Nusantara diperkuat antisipasi hoax

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 06:37 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nsnL5W
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nsnL5W

Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan Polri akan memperkuat peran Satgas Nusantara untuk mengantisipasi munculnya ujaran kebencian dan informasi bohong (hoax) serta kampanye hitam jelang Pemilu 2019.

"Polri akan kuatkan kembali Satgas Nusantara. Meminimalisir upaya-upaya perbuatan melawan hukum, menekan penyebaran informasi hoax, dan menekan upaya yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan salah satu pasangan calon," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/8).

Polri pun akan memaksimalkan upaya pencegahan tersebut dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan diantaranya tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah pusat maupun daerah dan ormas.

Iqbal menjelaskan, Polri juga meminta para peserta Pemilu, partai pendukung serta simpatisan agar berkampanye secara sehat dengan mensosialisasikan program-program mereka. "Jangan menebarkan ujaran kebencian, hoax hanya untuk memenangkan pasangan calon tertentu," katanya.

Ia mengatakan pihaknya tak segan untuk menindak siapapun yang melanggar hukum. Menurut dia, upaya penegakan hukum harus dilakukan agar ada efek jera bagi pelaku maupun orang lain yang berniat melakukan tindakan melawan hukum, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan Polri akan memperkuat peran Satgas Nusantara untuk mengantisipasi munculnya ujaran kebencian dan informasi bohong (hoax) serta kampanye hitam jelang Pemilu 2019.

"Polri akan kuatkan kembali Satgas Nusantara. Meminimalisir upaya-upaya perbuatan melawan hukum, menekan penyebaran informasi hoax, dan menekan upaya yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan salah satu pasangan calon," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/8).

Polri pun akan memaksimalkan upaya pencegahan tersebut dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan diantaranya tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah pusat maupun daerah dan ormas.

Iqbal menjelaskan, Polri juga meminta para peserta Pemilu, partai pendukung serta simpatisan agar berkampanye secara sehat dengan mensosialisasikan program-program mereka. "Jangan menebarkan ujaran kebencian, hoax hanya untuk memenangkan pasangan calon tertentu," katanya.

Ia mengatakan pihaknya tak segan untuk menindak siapapun yang melanggar hukum. Menurut dia, upaya penegakan hukum harus dilakukan agar ada efek jera bagi pelaku maupun orang lain yang berniat melakukan tindakan melawan hukum, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:28 WIB

Upah minimum provinsi naik 8,03 persen tahun 2019

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Luhut: Meikarta tak pernah keluhkan masalah izin

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com