Selasa, 11 Desember 2018 | 08:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Polisi sita satu galon miras oplosan tewaskan warga di Puncak

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 07:48 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Plastik berisi miras oplosan yang diamankan Polres Bogor, Jumat (10/8). Sumber foto: https://bit.ly/2MixQAn
Plastik berisi miras oplosan yang diamankan Polres Bogor, Jumat (10/8). Sumber foto: https://bit.ly/2MixQAn

Elshinta.com - Satuan Narkoba Polres Bogor bersama Polsek Cisarua berhasil mengamankan pelaku kasus miras oplosan pada Jumat (10/8) yang sebelumnya menyebabkan korban meninggal dunia pada Jumat (3/8) lalu dan berhasil menyita satu galon minuman haram tersebut.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika mengatakan, sebelum meninggal dunia, korban Asep Maulana (20), warga Citeko, Cisarua, Bogor dirawat di rumah sakit akibat mengkonsumsi miras oplosan.

Barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian atas kasus ini, yaitu enam bungkus plastik miras oplosan dan satu galon air mineral yang berisi miras oplosan.

Dihimpun dari laman NTMC Polri, menurut AKBP Dicky, dari keterangan saksi didapat informasi, jika pada hari Rabu (1/8) sekitar pukul 20.00 WIB di Pasar Atas Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, korban bersama saksi minum miras oplosan yang dibeli dari salah satu kedai jamu di pasar atas tersebut. Sebelum korban minum miras oplosan, korban terlebih dahulu meminum obat dokter karena dirinya pernah mengalami kecelakaan.

Pada saat minum miras, korban mengeluh pusing dan lapar, selanjutnya korban pamit untuk mencari makan sate kambing. Setelah itu kembali korban mengeluh pusing dan minta diantarkan pulang oleh saksi.

“Pada hari Jumat tanggal 3 Agustus 2018 pukul 09.00 WIB, korban muntah-muntah dan tidak sadarkan diri. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit. Dan pada hari Sabtu tanggal 4 Agustus 2018 pukul 02.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Kapolres.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 11 Desember 2018 - 08:27 WIB

Ada empat kasus terkait KTP-el yang tengah ditangani

Aktual Sepakbola | 11 Desember 2018 - 08:19 WIB

Phil Foden perpanjang kontrak sampai 2024 dengan Manchester City

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 08:08 WIB

Kartu disabilitas seharusnya tidak dipahami sebagai kartu bansos

Aktual Luar Negeri | 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Bencana Alam | 11 Desember 2018 - 07:46 WIB

Bogor cairkan Rp1,5 M untuk pemulihan pascabencana puting beliung

Arestasi | 11 Desember 2018 - 07:35 WIB

Polrestabes Medan gagalkan pengiriman empat kilogram sabu

Elshinta.com - Satuan Narkoba Polres Bogor bersama Polsek Cisarua berhasil mengamankan pelaku kasus miras oplosan pada Jumat (10/8) yang sebelumnya menyebabkan korban meninggal dunia pada Jumat (3/8) lalu dan berhasil menyita satu galon minuman haram tersebut.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika mengatakan, sebelum meninggal dunia, korban Asep Maulana (20), warga Citeko, Cisarua, Bogor dirawat di rumah sakit akibat mengkonsumsi miras oplosan.

Barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian atas kasus ini, yaitu enam bungkus plastik miras oplosan dan satu galon air mineral yang berisi miras oplosan.

Dihimpun dari laman NTMC Polri, menurut AKBP Dicky, dari keterangan saksi didapat informasi, jika pada hari Rabu (1/8) sekitar pukul 20.00 WIB di Pasar Atas Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, korban bersama saksi minum miras oplosan yang dibeli dari salah satu kedai jamu di pasar atas tersebut. Sebelum korban minum miras oplosan, korban terlebih dahulu meminum obat dokter karena dirinya pernah mengalami kecelakaan.

Pada saat minum miras, korban mengeluh pusing dan lapar, selanjutnya korban pamit untuk mencari makan sate kambing. Setelah itu kembali korban mengeluh pusing dan minta diantarkan pulang oleh saksi.

“Pada hari Jumat tanggal 3 Agustus 2018 pukul 09.00 WIB, korban muntah-muntah dan tidak sadarkan diri. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit. Dan pada hari Sabtu tanggal 4 Agustus 2018 pukul 02.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Kapolres.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:56 WIB

Waspada hujan lebat satu minggu ke depan

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:36 WIB

PLN keluhkan ribuan kasus pencurian listrik di Jateng

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:27 WIB

BPBD sebut Kota Malang dilanda 197 kejadian bencana

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com