Kamis, 18 Oktober 2018 | 21:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Polisi sita satu galon miras oplosan tewaskan warga di Puncak

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 07:48 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Plastik berisi miras oplosan yang diamankan Polres Bogor, Jumat (10/8). Sumber foto: https://bit.ly/2MixQAn
Plastik berisi miras oplosan yang diamankan Polres Bogor, Jumat (10/8). Sumber foto: https://bit.ly/2MixQAn

Elshinta.com - Satuan Narkoba Polres Bogor bersama Polsek Cisarua berhasil mengamankan pelaku kasus miras oplosan pada Jumat (10/8) yang sebelumnya menyebabkan korban meninggal dunia pada Jumat (3/8) lalu dan berhasil menyita satu galon minuman haram tersebut.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika mengatakan, sebelum meninggal dunia, korban Asep Maulana (20), warga Citeko, Cisarua, Bogor dirawat di rumah sakit akibat mengkonsumsi miras oplosan.

Barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian atas kasus ini, yaitu enam bungkus plastik miras oplosan dan satu galon air mineral yang berisi miras oplosan.

Dihimpun dari laman NTMC Polri, menurut AKBP Dicky, dari keterangan saksi didapat informasi, jika pada hari Rabu (1/8) sekitar pukul 20.00 WIB di Pasar Atas Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, korban bersama saksi minum miras oplosan yang dibeli dari salah satu kedai jamu di pasar atas tersebut. Sebelum korban minum miras oplosan, korban terlebih dahulu meminum obat dokter karena dirinya pernah mengalami kecelakaan.

Pada saat minum miras, korban mengeluh pusing dan lapar, selanjutnya korban pamit untuk mencari makan sate kambing. Setelah itu kembali korban mengeluh pusing dan minta diantarkan pulang oleh saksi.

“Pada hari Jumat tanggal 3 Agustus 2018 pukul 09.00 WIB, korban muntah-muntah dan tidak sadarkan diri. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit. Dan pada hari Sabtu tanggal 4 Agustus 2018 pukul 02.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Kapolres.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Lingkungan | 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 21:36 WIB

Naikan branding, Pemkab Kudus optimalkan Tim Jaring Pukat

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Warga temukan ratusan peluru di tempat pembuangan sampah

Pemasaran | 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Pentingnya menggunakan email marketing bagi bisnis online

Elshinta.com - Satuan Narkoba Polres Bogor bersama Polsek Cisarua berhasil mengamankan pelaku kasus miras oplosan pada Jumat (10/8) yang sebelumnya menyebabkan korban meninggal dunia pada Jumat (3/8) lalu dan berhasil menyita satu galon minuman haram tersebut.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika mengatakan, sebelum meninggal dunia, korban Asep Maulana (20), warga Citeko, Cisarua, Bogor dirawat di rumah sakit akibat mengkonsumsi miras oplosan.

Barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian atas kasus ini, yaitu enam bungkus plastik miras oplosan dan satu galon air mineral yang berisi miras oplosan.

Dihimpun dari laman NTMC Polri, menurut AKBP Dicky, dari keterangan saksi didapat informasi, jika pada hari Rabu (1/8) sekitar pukul 20.00 WIB di Pasar Atas Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, korban bersama saksi minum miras oplosan yang dibeli dari salah satu kedai jamu di pasar atas tersebut. Sebelum korban minum miras oplosan, korban terlebih dahulu meminum obat dokter karena dirinya pernah mengalami kecelakaan.

Pada saat minum miras, korban mengeluh pusing dan lapar, selanjutnya korban pamit untuk mencari makan sate kambing. Setelah itu kembali korban mengeluh pusing dan minta diantarkan pulang oleh saksi.

“Pada hari Jumat tanggal 3 Agustus 2018 pukul 09.00 WIB, korban muntah-muntah dan tidak sadarkan diri. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit. Dan pada hari Sabtu tanggal 4 Agustus 2018 pukul 02.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Kapolres.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com