Sabtu, 20 Oktober 2018 | 06:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Dolar melonjak menyusul ketegangan geopolitik AS

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 08:12 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nsxx84
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nsxx84

Elshinta.com - Kurs dolar AS melonjak terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (10/8) waktu setempa, ketika Presiden AS Donald Trump secara resmi menggandakan tarif pada produk baja dan aluminium dari Turki, masing-masing menjadi 50 persen dan 20 persen.

Ketegangan meningkat antara kedua negara atas penahanan seorang pendeta Amerika oleh Turki. Trump men-tweet pada Jumat (10/8) bahwa hubungan AS-Turki sedang tidak bagus saat ini, seraya menambahkan mata uang Turki Lira meluncur turun dengan cepat terhadap dolar yang menguat.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,89 persen menjadi 96,359 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,1397 dolar AS dari 1,1541 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2760 dolar AS dari 1,2845 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7289 dolar AS dari 0,7384 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,61 yen Jepang, lebih rendah dari 111,02 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9948 franc Swiss dari 0,9930 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3133 dolar Kanada dari 1,3037 dolar Kanada, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:49 WIB

Presiden minta aparatur pemerintah turun ke lapangan

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Panglima TNI tinjau dampak likuifaksi Palu

Liga Champions | 19 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Buffon tidak ingin PSG hadapi Juve di final Liga Champions

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:12 WIB

TMMD di Malinau, TNI dan warga semenisasi jalan

Pemasaran | 19 Oktober 2018 - 20:46 WIB

Cara “mencuri” followers akun instagram kompetitor bisnis

Elshinta.com - Kurs dolar AS melonjak terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (10/8) waktu setempa, ketika Presiden AS Donald Trump secara resmi menggandakan tarif pada produk baja dan aluminium dari Turki, masing-masing menjadi 50 persen dan 20 persen.

Ketegangan meningkat antara kedua negara atas penahanan seorang pendeta Amerika oleh Turki. Trump men-tweet pada Jumat (10/8) bahwa hubungan AS-Turki sedang tidak bagus saat ini, seraya menambahkan mata uang Turki Lira meluncur turun dengan cepat terhadap dolar yang menguat.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,89 persen menjadi 96,359 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,1397 dolar AS dari 1,1541 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2760 dolar AS dari 1,2845 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7289 dolar AS dari 0,7384 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,61 yen Jepang, lebih rendah dari 111,02 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9948 franc Swiss dari 0,9930 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3133 dolar Kanada dari 1,3037 dolar Kanada, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com