32 orang ditangkap kasus prostitusi online Kalibata City
Elshinta
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 09:27 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
32 orang ditangkap kasus prostitusi online Kalibata City
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MhZuO9

Elshinta.com - General Manager Apartemen Kalibata City, Ishak Lopung meralat pernyataan Polda Metro Jaya tentang temuan praktik bisnis prostitusi di apartemen itu yang dinilai tidak sebanyak yang disebut polisi.

Ishak menghitung lokasi penggerebekan selama ini dilakukan terhadap enam unit apartemen saja. Keenam unit itu tersebar di lima tower atau menara dan ini sesuai dengan pernyataan polisi sebelumnya.

Dia menegaskan, kebanyakan pelanggan langsung memesan lewat aplikasi percakapan seperti Wechat dan lainnya. Sementara, seorang petugas kebersihan di Apartemen Kalibata City menyatakan senada, bahwa praktik prostitusi ada di semua tower di Kalibata City, meskipun ada dua tower yang paling ramai dan sangat jelas dalam praktik tersebut.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi mengatakan telah menangkap 32 orang dalam kasus terbaru prostitusi Kalibata City. Dari jumlah itu, 17 adalah perempuan dan lima di antaranya anak-anak.

Kasus berawal dari penggerebekan di sebuah unit apartemen AH, Lantai 21 Tower Flamboyan pada 2 Agustus 2018. Saat itu tiga perempuan dan dua pelanggannya ditangkap sedang transaksi seks. Belakangan tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, demikian laporan NTMC Polri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Malang gelar rekonstruksi kasus mutilasi di Pasar Besar Malang
Selasa, 18 Juni 2019 - 21:37 WIB
Elshinta.com - Meski identitas korban pembunuhan mutilasi belum terungkap, penyidik dari Polres...
Waka Polda: Miras penyebab kriminalitas di Papua
Selasa, 18 Juni 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Wakil Kapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki mengatakan, minuman keras atau m...
Polda Kepri ungkap dugaan pengiriman TKI legal dari Batam
Selasa, 18 Juni 2019 - 12:25 WIB
Elshinta.com - Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengungkap dugaan pengiriman tenaga kerja Indo...
Polsek Cengkareng kantongi identitas pengojek jambret telepon bocah
Senin, 17 Juni 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Sektor Cengkareng, Jakarta Barat, telah mengantongi identitas so...
Sakit hati, juragan durian coba habisi keluarga pensiunan polisi
Senin, 17 Juni 2019 - 17:37 WIB
Elshinta.com - Polisi membongkar kasus percobaan pembunuhan berencana terhadap sekeluarga ...
Kecelakaan beruntun, Polisi segera tetapkan penyerang sopir bus jadi tersangka
Senin, 17 Juni 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, penyerang sopir Bu...
Polisi: Bom ditemukan di tempat sampah oleh pemulung
Minggu, 16 Juni 2019 - 20:54 WIB
Elshinta.com - Kapolresta Cirebon, Jawa Barat, AKBP Roland Ronaldy mengatakan lima bom yan...
Polisi kejar perampok toko emas di Tangerang
Minggu, 16 Juni 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Polisi kantongi identitas pelaku komplotan perampok toko emas ‘Permat...
Polisi ungkap pelaku pembunuhan di Langkat
Minggu, 16 Juni 2019 - 12:39 WIB
Elshinta.com - Pelaku pembunuh Risnawati (54) seorang ibu rumah tangga warga Dusun I Desa ...
Pelaku mutilasi langsung ke padepokan Banten usai beraksi
Jumat, 14 Juni 2019 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Pelaku mutilasi seorang kasir minimarket di Kota Palembang Prajurit Dua Der...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
TwokWono