Kamis, 13 Desember 2018 | 16:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

Menhan tegaskan pembahasan Sukhoi SU-35 tuntas

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 09:39 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Pesawat Sukhoi SU-35
Pesawat Sukhoi SU-35

Elshinta.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan pembahasan pengadaan 11 pesawat tempur Sukhoi Su-35 telah tuntas, dan dijadwalkan pesawat tiba bertahap pada Oktober 2019.

"Sudah selesai pembahasannya, itu kan G to G (goverment to goverment) yang belum imbal dagangnya," kata dia usai melakukan kunjungan kerja ke Filipina, Sabtu (11/8), sebagaimana dikutip Antara.

Perjanjian pembelian 11 Sukhoi Su-35 dengan spesifikasi "full combat" (persenjataan lengkap) dari Rusia seharga 1,14 miliar dollar AS atau sekitar Rp15,3 triliun telah ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Rusia pada Februari lalu.

Dalam pembelian pesawat tersebut, Indonesia dan Rusia menggunakan sistem imbal beli. Dengan skema imbal beli, Rusia diwajibkan membeli komoditas dari Indonesia sebesar 50 persen dari harga Sukhoi Su-35 tersebut atau senilai 570 juta dollar AS. Adapun produk yang ingin dibeli Rusia dari Indonesia adalah karet, teh, kopi dan kelapa sawit.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:45 WIB

Perpustakaan Nasional punya perayaan khusus untuk Hari Ibu

Musibah | 13 Desember 2018 - 16:25 WIB

6 bulan hilang, warga Kudus ditemukan tinggal kerangka

Manajemen | 13 Desember 2018 - 16:15 WIB

Jangan langgar tiga etika bisnis ini di bisnis online

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:07 WIB

Menteri PUPR: Rp15 miliar bangun jembatan roboh

Elshinta.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan pembahasan pengadaan 11 pesawat tempur Sukhoi Su-35 telah tuntas, dan dijadwalkan pesawat tiba bertahap pada Oktober 2019.

"Sudah selesai pembahasannya, itu kan G to G (goverment to goverment) yang belum imbal dagangnya," kata dia usai melakukan kunjungan kerja ke Filipina, Sabtu (11/8), sebagaimana dikutip Antara.

Perjanjian pembelian 11 Sukhoi Su-35 dengan spesifikasi "full combat" (persenjataan lengkap) dari Rusia seharga 1,14 miliar dollar AS atau sekitar Rp15,3 triliun telah ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Rusia pada Februari lalu.

Dalam pembelian pesawat tersebut, Indonesia dan Rusia menggunakan sistem imbal beli. Dengan skema imbal beli, Rusia diwajibkan membeli komoditas dari Indonesia sebesar 50 persen dari harga Sukhoi Su-35 tersebut atau senilai 570 juta dollar AS. Adapun produk yang ingin dibeli Rusia dari Indonesia adalah karet, teh, kopi dan kelapa sawit.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com