Penyakit jantung penyebab kematian tertinggi jemaah haji
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 14:14 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Redaksi

Elshinta.com - Penyakit jantung merupakan penyebab terbanyak kematian jemaah haji Indonesia, di mana sampai hari ke-25 pelaksanaan kesehatan haji, dari 49 kematian, 61,22 persen di antaranya disebabkan oleh penyakit jantung. 

Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka menegaskan bahwa dalam 10 tahun terakhir penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi pada jemaah haji.

"Sejak satu dekade terakhir ini, penyebab kematian terbanyak pada jemaah haji adalah penyakit  jantung," kata Eka, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Redaksi Elshinta di Jakarta, Sabtu (11/8).

Menurut Eka perlu pendekatan tersendiri pada jemaah dengan penyakit jantung. "Pendekatan yang lebih ketat dan komprehensif dengan melibatkan para ketua regu agar mengingatkan dan memastikan jemaah haji tidak melaksanakan kegiatan-kegiatan yang cukup berat, disiplin istrahat dan minum obat setiap hari," tambahnya.

Melihat tingginya kasus ini, setiap tahun Kemenkes selalu mengirimkan dokter spesialis jantung ke Tanah Suci. Tahun ini ada 5 spesialis jantung yang ada di Makkah dan siap dikontak 24 jam.

Eka mengingatkan, sedikitnya ada enam hal yang harus dipenuhi jemaah dengan risiko tinggi penyakit jantung, yaitu:

1. Selalu makan obat tiap hari;

2. Bawa obat ke manapun pergi;

3. Jangan kelelahan;

4. Periksa ke dokter secara reguler;

5. Istrhat yg cukup;

6. Kalau sesak nafas, hentikan kegiatan dan istirahat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 22 Maret 2019 - 13:35 WIB
Elshinta.com - Ungkapan bela sungkawa atas tragedi penembakan terhadap jamaah di dua masjid di ...
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Enam orang tewas dan hampir 30 orang lagi cedera ketika beberapa ledakan me...
Rabu, 20 Maret 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com -Otoritas Selandia Baru masih menyelidiki kemungkinan tersangka lain yang terlibat...
Selasa, 19 Maret 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com -Saham Boeing Co jatuh tiga persen pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi), set...
Selasa, 19 Maret 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com -Serangan teroris pekan lalu di Selandia Baru, yang menewaskan tak kurang dari 50 ...
Senin, 18 Maret 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Lebih dari satu juta orang telah menandatangani petisi bagi pemecatan Senat...
Senin, 18 Maret 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com -Boeing mengatakan pada Minggu (17/3) bahwa pihaknya sedang menyelesaikan pembarua...
Jumat, 15 Maret 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Komisaris polisi Selandia Baru pada Jumat mengatakan jumlah korban meninggal aki...
Kamis, 14 Maret 2019 - 17:56 WIB
Elshinta.com - Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (14/3), dengan...
Kamis, 14 Maret 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com -Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh bawah 111 yen dalam transaksi awal d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once