Minggu, 21 Oktober 2018 | 18:37 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Aktual Luar Negeri

Dokter: Pendamping jemaah haji sakit jantung harus disiapkan

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 14:26 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Klinik Kesehatan Haji Indonesia Makkah. Sumber foto: https://bit.ly/2MgIO9B
Klinik Kesehatan Haji Indonesia Makkah. Sumber foto: https://bit.ly/2MgIO9B

Elshinta.com - Dr Zakky Kurniawan salah satu spesialis penyakit jantung di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah mengatakan pentingnya penyaringan pendamping jemaah haji dengan risiko tinggi sejak di Tanah Air.

"Pendampingnya harus bersedia tidak menjalankan ibadah-ibadah sunnah karena harus mendampingi jemaah yang sakit, karena mereka harus benar-benar dipantau minum obatnya, makannya, dan istirahatnya," kata Zakky sebagaimana rilis yang diterima Redaksi Elshinta di Jakarta, Sabtu (11/8).

Jemaah dengan risiko tinggi penyakit jantung bisa semakin buruk keadaanya karena banyak faktor, salah satunya yang sering menjadi kendala adalah iklim yang jauh lebih panas, karena sulit menyesuaikan diri, berbeda dengan jemaah yang lebih muda.

Contoh lain adalah soal turunnya daya tahan tubuh karena malas makan. "Jemaah lanjut usia biasanya malas makan bila menunya tidak cocok. Kalau malas makan, imunitasnya akan turun dan jemaah akan mudah sakit," tambahnya.

Zakky menyatakan, fasilitas kesehatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah cukup lengkap. Namun bila ada kasus lebih lanjut, jemaah langsung dirujuk k RS Arab Saudi. 

"Penanganan penyakit jantung harus berpacu dengan waktu. Tim medis di kloter bisa hubungi kami 24 jam. Bila perlu segera dirujuk, maka segera dilakukan," pungkasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 18:29 WIB

Sekitar 200 anak muda di Festival Kaum Muda

Pendidikan | 21 Oktober 2018 - 18:14 WIB

Menristekdikti: Peningkatan riset Indonesia tertinggi di dunia

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 17:52 WIB

Pertamina gelar touring bersama mahasiswa Sumut

Timnas Indonesia | 21 Oktober 2018 - 17:12 WIB

Bima Sakti Resmi Latih Timnas Indonesia

Elshinta.com - Dr Zakky Kurniawan salah satu spesialis penyakit jantung di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah mengatakan pentingnya penyaringan pendamping jemaah haji dengan risiko tinggi sejak di Tanah Air.

"Pendampingnya harus bersedia tidak menjalankan ibadah-ibadah sunnah karena harus mendampingi jemaah yang sakit, karena mereka harus benar-benar dipantau minum obatnya, makannya, dan istirahatnya," kata Zakky sebagaimana rilis yang diterima Redaksi Elshinta di Jakarta, Sabtu (11/8).

Jemaah dengan risiko tinggi penyakit jantung bisa semakin buruk keadaanya karena banyak faktor, salah satunya yang sering menjadi kendala adalah iklim yang jauh lebih panas, karena sulit menyesuaikan diri, berbeda dengan jemaah yang lebih muda.

Contoh lain adalah soal turunnya daya tahan tubuh karena malas makan. "Jemaah lanjut usia biasanya malas makan bila menunya tidak cocok. Kalau malas makan, imunitasnya akan turun dan jemaah akan mudah sakit," tambahnya.

Zakky menyatakan, fasilitas kesehatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah cukup lengkap. Namun bila ada kasus lebih lanjut, jemaah langsung dirujuk k RS Arab Saudi. 

"Penanganan penyakit jantung harus berpacu dengan waktu. Tim medis di kloter bisa hubungi kami 24 jam. Bila perlu segera dirujuk, maka segera dilakukan," pungkasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com