Polda: Bahan peledak jaringan Santoso siap diledakkan
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 19:17 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani. Sumber Foto: https://bit.ly/2MBWSHO

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyatakan bahan peledak milik empat orang jaringan teroris Santoso dan Daeng Koro yang diamankan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri sudah siap diledakkan.

"Bahan peledak seberat 15 kilogram itu sudah tercampur dan semuanya diamankan di kebun milik jaringan teroris ini. Semuanya sudah dicampur dan sudah siap untuk diledakkan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Sabtu (11/8).

Ia mengatakan bahan peledak dari jaringan teroris Santoso berinisial B dan M, yang diringkus di wilayah Luwu Timur (Lutim), serta dua lainnya R dan I di Kabupaten Bone, Sulsel, itu telah diolah.

Kombes Dicky menyatakan jika bahan peledak yang dibungkus dan ditanam dalam tanah itu hanya menyisakan detonator sebelum diledakkan di tempat-tempat yang diinginkannya. "Kalau jenis peledaknya itu sama dengan jenis yang selama ini digunakannya. Mereka sudah beraksi sejak 2010 lalu dan berpengalaman dalam perakitan dan perencanaan," katanya.

Dicky menyatakan berdasarkan hasil interogasi singkat kepada para pelaku bahwa ada kemungkinan aksi peledakan akan di lakukan pada tahun ini khususnya di Agustus. "Ada kemungkinan mereka akan beraksi di bulan Agustus ini. Mereka punya target-target, tapi rencana mereka bisa dicegah setelah diamankan beserta bahan peledaknya," terangnya, seperti dikutip Antara.

Menurut dia, keempat pelaku jaringan teroris Santoso dan Daeng Koro ini diduga terlibat dalam pengeboman di Poso yang korbannya adalah anggota polisi.

Apalagi empat orang jaringan teroris Santoso ini, lanjut Kombes Dicky, merupakan anggota aktif dan terlibat dalam beberapa aksi sejak tahun 2010.

Mantan Direktur Sabhara Polda Kepulauan Riau itu menyatakan keempatnya anggota aktif yang berada di wilayah pegunungan Sulawesi Tengah bersama dengan Santoso. "Santoso itu punya banyak anggota aktif dan ini merupakan pendukung, sedangkan simpatisan adalah warga setempat. Yang ditangkap, pendukung," ucapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi menduga Ramyadjie Priamb...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Petugas di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali berhasil m...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 19:10 WIB
Elshinta.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyatakan bahwa Prov...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Bali bersama Polresta Denpasar dan Polsek Badung masih me...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - Keluarga Zulfirman Syah, WNI yang terluka akibat aksi penembakan massal di ...
Jumat, 22 Maret 2019 - 20:37 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya masih menyelidiki kemungkinan tersangka baru setelah 10 or...
Kamis, 21 Maret 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara AKBP Yuanita Amel...
Rabu, 20 Maret 2019 - 20:55 WIB
Elshinta.com -Penyidik Polda Metro Jaya diminta untuk mengusut tuntas kasus pembobolan ATM (anj...
Rabu, 20 Maret 2019 - 15:45 WIB
Elshinta.com -Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan...
Rabu, 20 Maret 2019 - 12:20 WIB
Elshinta.com -Kontak tembak antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan anggota Brimob yan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once